DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.052.810.215 (14 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

BAZNAS Angkat Ustaz Abdul Somad Jadi Duta Zakat Indonesia

M Studio - 11 Juli 2018 21:47 wib
Pengukuhan Ustaz Abdul Somad sebagai Duta Zakat Indonesia dilakukan dengan memasang kain selempang oleh Wakil Ketua BAZNAS, Dr Zainulbahar Noor, SE, M.Ec (Foto:Dok)
Pengukuhan Ustaz Abdul Somad sebagai Duta Zakat Indonesia dilakukan dengan memasang kain selempang oleh Wakil Ketua BAZNAS, Dr Zainulbahar Noor, SE, M.Ec (Foto:Dok)

Jakarta: Ustaz Abdul Somad, Lc, MA (UAS), menerima pinangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menjadi Duta Zakat Indonesia.

Penetapan Duta Zakat Indonesia tersebut berlangsung pada acara tabligh akbar dan pemberian santunan BAZNAS untuk 10 pesantren tahfiz, dan yayasan yatim dan dhuafa.

Pengukuhan Ustaz Abdul Somad yang akrab disapa UAS sebagai Duta Zakat Indonesia dilakukan secara seremonial dengan memasang kain selempang oleh Wakil Ketua BAZNAS, Dr Zainulbahar Noor, SE, M.Ec.

Turut hadir Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Mohd Nasir Tajang; Ketua Yayasan Masjid Baitussalam H Mohamad Suryo Alam, serta pengusaha dan tokoh masyarakat setempat, H. Ghozali dan H. Budi Sudarmono.

"Alhamdulillah, Ustaz Abdul Somad bersedia menjadi Duta Zakat Indonesia. Semoga nama besar dan karisma beliau semakin menggelorakan spirit Kebangkitan Zakat di negeri ini," ujar Wakil Ketua BAZNAS, Dr Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, di Masjid Baitussalam, Komplek Perumahan The Green, BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu, 11 Juli 2018.

Zainul mengatakan, dai kondang itu dinilai memiliki magnet besar dalam dunia dakwah.

"Kami berharap dengan menjadi Duta Zakat Indonesia yang mengajak masyarakat Indonesia menyalurkan zakat melalui lembaga resmi akan semakin mengoptimalkan gerakan zakat dan membumikan moto ‘kuat karena zakat,' sehingga zakat dapat menjadi lifestyle di masyarakat," ujar Zainul, mantan Dubes RI untuk Yordania ini.

Pada kesempatan tersebut, UAS menyampaikan tabligh akbar bertema Menjalani Kehidupan Mengikuti Sunah yang dihadiri ribuan jamaah.

"Mari berzakat ke BAZNAS. Jangan sampai kita makan harta haram karena di dalamnya ada hak fakir miskin dan asnaf lainnya," ujar UAS.



Untuk diketahui, UAS pernah menjadi anggota BAZNAS Provinsi Riau (2009-2014); anggota MUI Provinsi Riau (2009-2014); dan Sekretaris Lembaga Bahtsul Masa’il Nahdlatul Ulama Provinsi Riau (2009-2014).

UAS menyelesaikan pendidikan dasar di SD Al-Washliyah pada 1990 dan Madrasah Tsnawiyah (MTs) Mu'allimin Al-Washliyah (1993) di Medan, Sumatera Utara. Kemudian, Madrasah Aliyah (MA) Nurul Falah, Air Molek, Indragiri Hulu (Inhu), Riau (1996). Ia melanjutkan kuliah S1 di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir; dan S2 Dar Al-Hadits Al-Hassania Institute, Maroko.

Selain UAS, BAZNAS pernah mengangkat pendiri ESQ Ary Ginanjar dan mantan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Anggito Abimanyu sebagai Duta BAZNAS. BAZNAS juga mengusung selebritas yang telah hijrah dan berhijab, Peggy Melati Sukma sebagai Duta BAZNAS untuk SDGs, program pembangunan berkelanjutan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

BAZNAS Santuni Yatim-Dhuafa

Pada tabligh akbar ini, BAZNAS melalui Yayasan Masjid Baitussalam menyalurkan santunan untuk 10 pesantren tahfiz dan yayasan yatim dan dhuafa.

"Semoga bantuan BAZNAS bisa mendorong institusi filantropi Islam semakin optimal memberdayakan kaum dhuafa dengan semangat ‘kuat karena zakat’,” ujar Zainul yang merupakan salah satu pendiri dan dirut pertama Bank Muamalat.

Bantuan total Rp100 juta diserahkan masing-masing Rp10 juta kepada Yayasan Baitussalam, Yayasan Al-Madani, Yayasan Bayt Qurani, Yayasan Pena Al-Karim, Yayasan Bilal bin Rabah, Pesantren Tunanetra Raudhatul Maklufin, Pesantren Baitul Hilmi, Yayasan Majima’un Nuroin, Yayasan MT Al-Khansa, dan Yayasan An-Nurohman.

Pada 2016, Yayasan Masjid Baitusssalam bekerja sama dengan Forum Masjid Mushala BSD (FMMB) untuk menyantuni sekitar 2.500 anak yatim se-Tangerang Selatan. Ada pun pada 2017, santunan atas nama Yayasan Masjid Baitussalam menyasar sebanyak 500 anak yatim. Didukung BAZNAS yang juga menyantuni 500 anak yatim, sehingga total santunan mencapai 1.000 anak yatim.

Di luar kegiatan-kegiatan Ramadan, BAZNAS dan Yayasan Masjid Baitussalam merealisasikan program penggemukkan sapi potong. Kolaborasi untuk memberdayakan mustahik peternak senilai Rp1,37 miliar ini ditujukan untuk produk yang akan dipasarkan pada Idul Adha. Hasil dan keuntungannya digunakan untuk mengentaskan kemiskinan dan mengangkat perekonomian kaum dhuafa.


(ROS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BAZNAS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
MORE
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
POPULAR FOTO
ADVERTISEMENT

Tue , 20-11-2018