BEM UNS Bantah Terlibat Rencana Aksi 20 Mei 2017

Intan fauzi - 20 Mei 2017 04:15 wib
Ilustrasi demonstrasi mahasiswa. Foto: Antara/Hafidz Mubarak A.
Ilustrasi demonstrasi mahasiswa. Foto: Antara/Hafidz Mubarak A.

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh Indonesia dikabarkan akan turun ke jalan untuk mencabut mandat Presiden Joko Widodo pada 20 Mei 2017. BEM Universitas Sebelas Maret (UNS) membantah terlibat dalam rencana itu.

"Menyikapi informasi beredar beberapa hari terakhir terkait gerakan 20 Mei 2017 yang berisi ajakan untuk menggelar aksi massa menduduki gedung DPR, seruan Reformasi Jilid 2 dan Revolusi Akbar, serta mencantumkan nama organisasi BEM UNS Surakarta, BEM UNS melalui presidennya, membantah terlibat aksi tersebut," kata Presiden BEM UNS, Wildan Wahyu Nugroho, dalam keterangan tertulisnya, Jumat 19 Mei 2017.

Wildan memastikan mahasiswa UNS tak terlibat aksi tersebut. Ia mengklarifikasi, BEM UNS memang akan melaksanakan aksi unjuk rasa. Namun aksi itu akan digelar 22 Mei 2017.

Mahasiswa yang diperkirakan datang sebanyak 10 ribu orang dari berbagai mahasiswa di seluruh Indonesia. Mereka merupakan perwakilan dari Aliansi BEM Seluruh Indonesia.

"Yang akan dilaksanakan oleh BEM UNS adalah aksi 'Tugu Rakyat' pada tanggal 22 Mei 2017 di Istana Negara bersama dengan Aliansi BEM Seluruh Indonesia," terang Wildan.

Sebelumnya beredar kabar kalau Aliansi BEM Seluruh Indonesia akan melakukan aksi berkaitan dengan Hari Kebangkitan Nasional. Mereka diisukan akan melakukan demonstrasi hingga menduduki DPR untuk menjatuhkan Presiden Joko Widodo.
(SUR)

ADVERTISEMENT
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 20-11-2017