Meningkatkan Kompetensi Lewat Rapat Kerja

M Studio - 19 Oktober 2017 18:09 wib
Rakernas Sekar Telkom di Padang. Foto: dok Sekar Telkom
Rakernas Sekar Telkom di Padang. Foto: dok Sekar Telkom

Metrotvnews.com, Jakarta: Serikat Karyawan (Sekar) PT Telkom menyelenggarakan rapat kerja nasional (rakernas) VI di Padang, Sumatera Barat, 18 hingga 20 Oktober. Rakernas dalam rangka evaluasi program kerja untuk mewujudkan tercapainya misi Sekar Telkom.
 
Rakenas merupakan amanah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Sekar Telkom yang harus terlaksana paling tidak satu kali di antara dua musyawarah nasional (munas).
 
Ketua Umum Sekar Telkom Asep Mulyana menyampaikan tema rakerna VI Sekar Telkom, yaitu Mendorong Soliditas & Solidaritas, Meningkatkan Kompetensi Pengurus, dan Menjalin Hubungan Industrial yang Efektif dengan Pemangku Kepentingan Serikat.
 
Tema ini adalah cerminan dari kebutuhan organisasi kekinian yang rumusan aksinya diharapkan akan terjawab dalam  rakernas ini. Asep berpesan kepada seluruh peserta rapat agar dapat berpartisipasi secara aktif dalam setiap agenda dan menyumbangkan pikiran serta ide-ide terbaik guna kemajuan Sekar.
 
Rakerna VI Sekar Telkom menghadirkan para pakar untuk memberi pencerahan kepada para peserta dalam berbagai bidang pengetahuan yang relevan dengan perjuangan serikat, yang dikemas dalam diskusi panel. Apa yang diperoleh dari forum ini diharapkan menambah wawasan dan pengetahuan dalam rangka meningkatkan kualitas diri.
 
Forum ini juga merupakan ajang silaturahmi sesama pegiat serikat. Dia berharap, anggota Sekar memanfaatkan kesempatan ini untuk saling kenal dari dekat sehingga terjalin keakraban dan persaudaraan.
 
Dengan mengenal satu sama lain secara personal, akan berpengaruh kepada relasi di tingkat organisasi. Dari landasan itu, Sekar Telkom ingin membangun soliditas dan solidaritas, sebagai prasyarat tercapainya misi serikat.
 
Sekretaris Jenderal Sekar Telkom Abdul Karim menyatakan pelaksanaan Rakernas VI dikemas dalam konsep 4R 3S yaitu olah rasio, olah rasa, olah raga dan olah ruh untuk mendorong soliditas solidaritas Sekar.
 
Olah rasio melalui kegiatan sharing session, yaitu kuliah umum dan diskusi panel. Olah raga melalui kegiatan kebersamaan, senam, dan jalan kaki menyusuri tangga seribu di Bukit Tinggi.
 
Olah rasa melalui kegiatan malam kebersamaan dan kegiatan berbagi buku pada program Bakti Bagi Negeri, yaitu membagikan ratusan buku kepada anak-anak sekolah dasar di 12 SD terpilih atau sekitar 6 ribu buku. Serta olah ruh berupa kegiatan ibadah rutin selama rakernas dan siraman rohani di Masjid Istana Pagaruyung.
 
Output dari rakernas VI diharapkan adanya program kerja baru hasil evaluasi atas pelaksanaan amanah munas VI pada Maret 2016. Selain itu, rakernas juga akan menghasilkan rekomendasi yang akan ditujukan kepada para pihak, antara lain pemerintah, manajemen, dan stakeholder serikat lainnya.
 
Ketua Panitia Rakernas VI Teguh Herman P. mengatakan rakernas kali ini dihadiri 365 utusan dari seluruh Indonesia, yakni perwakilan sembilan wilayah dan 69 daerah, yang terdiri dari 99 peserta, 209 peninjau, 57 tamu undangan, termasuk dari Serikat Pekerja BUMN baik dari daerah Sumatera Barat maupun nasional. Total sekitar 400 utusan menghadiri kegiatan ini. 

Pengelolaan rakernas ini dengan pendekatan digital, melalui platform digital, yaitu Event Management System (EMS). Dengan EMS peserta bisa melakukan presensi secara digital, sharing konten atau materi secara digital, proses interaksi peserta dengan penyelenggaran, dan peserta dengan pemateri juga secara digital. Beberapa konten manajemen seperti polling, photo sharing, tanya jawab, semua dilakukan secara digital.
 
Para peserta rakernas, selain berdiskusi untuk mengevaluasi program kerja, juga berkesempatan untuk menambah wawasan melalui panel diskusi dengan para pembicara yang didatangkan dari eksternal yaitu kalangan akademisi, industri, goverment, pembicara tamu dari Kementerian Tenaga Kerja, dan dari Serikat Pekerja Telecom Malaysia Mohd Jafar bin Abd. Majid. Hadiri juga Ketua Federasi Serikat Karyawan BUMN Strategis Wisnu Adhi Wuryanto.
 
Kota Padang dipilih sebagai lokasi rakernas atas dasar beberapa pertimbangan, antara lain kenyaman dan keindahan, serta mempunyai latar belakang sejarah dan budaya yang kaya. Bukit Tinggi pernah menjadi pusat pemerintahan darurat Republik Indonesia.
 
Sumatera Barat juga melahirkan tokoh-tokoh nasional yang sangat terkenal. Para pengurus serikat karyawan dari seluruh Indonesia diundang ke acara ini untuk menyaksikan jejak sejarah Indonesia di Sumatera Barat dan diharapkan dapat mengambil pelajaran semangat juang dari para tokoh bangsa tersebut.
(TRK)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BERITA TELKOM
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 23-11-2017