20 Ton Bantuan dari Indonesia Tiba Langsung di Myanmar

- 23 September 2017 08:30 wib
Ketua Satgas Marsma TNI Nanang Santoso menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Ito Sumardi. Foto-foto: Satgas Civic Mision Indonesia
Ketua Satgas Marsma TNI Nanang Santoso menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Ito Sumardi. Foto-foto: Satgas Civic Mision Indonesia

Metrotvnews.com, Yangon: Tepat di tahun baru Islam 1 Muharam, pemerintah Indonesia berhasil mendaratkan 20 ton bantuan di Bandara Yangon, Myanmar. Bantuan ini akan dikirimkan segera ke etnis Rohingya di Rakhine State.

Bantuan dikirimkan Satgas Civic Mision Indonesia TNI AU-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). "Ini bantuan pertama kali yang bisa langsung mendarat di Myamnar," kata Ketua Satgas Marsma TNI Nanang Santoso, seperti dalam keterangan tertulis, Sabtu 23 September 2017.

Nanang mengatakan ini adalah bantuan atas nama negara satu-satunya yang diperbolehkan masuk ke Myanmar oleh pemerintah setempat. Hal ini tak lepas dari peran Kementerian Luar Negeri yang mampu melakukan pendekatan diplomasi kepada pemerintah Myanmar.

Bantuan dibawa menggunakan 2 pesawat C-130 Hercules TNI AU.

Bantuan terbesar

Sebelumnya, pengiriman bantuan dilakukan melalui kota Chittagong, Bangladesh yang dekat dengan perbatasan Myanmar. Total bantuan yang telah dikirim baik yang melalui Bangladesh dan langsung ke Myanmar mencapai hampir 100 ton.

"Dan ini tercatat sebagai bantuan kemanusiaan terbanyak ke luar negeri melalui udara sepanjang sejarah Indonesia," kata Nanang.

Demikian pula pelibatan 6 pesawat Herky TNI AU yang tercatat sebagai operasi airlift ke luar negeri terbesar yang pernah dilakukan Indonesia.

"Ketika 2 Herky mendarat di Yangon, kami diterima dengan hangat oleh Duta Besar Indonesia untuk Myanmar Ito Sumardi dan juga beberapa pejabat pemerintah Myanmar."

Satgas Civic Mission Indonesia kemudian menyerahkan langsung bantuan secara simbolis kepada Ito Sumardi dan pejabat pemerintah setempat.

"Karena bertepatan dengan tanggal 1 Muharram, kami dari Satgas Civic mission Indonesia menyebutkan bahwa bantuan ini adalah Bingkisan Tahun baru 1439 Hijriah dari Indonesia. Ini mencerminkan perhatian dan kasih sayang Rakyat Indonesia yang cinta damai kepada sesama umat manusia, khususnya bagi saudaranya di Rakhine State," katanya.

Berikut sejumlah gambar yang diabadikan saat bantuan diserahterimakan:




 


(UWA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KONFLIK MYANMAR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 14-12-2017