Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.400.516.227 (19 JUNI 2018)

Kenaikan BPIH Diklaim Sepadan dengan Layanan

- 13 Maret 2018 13:18 wib
Dirjen Pelayanan Haji dan Umroh Kementerian Agama, Nizar Ali. (Foto: MI/Siswantini Suryandari)
Dirjen Pelayanan Haji dan Umroh Kementerian Agama, Nizar Ali. (Foto: MI/Siswantini Suryandari)

Jakarta: Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2018 naik sebesar 0,99 persen dari tahun sebelumnya. Sedikitnya ada tiga faktor yang memengaruhi kenaikan tersebut; adanya pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 5 persen, kenaikan biaya akomodasi, dan nilai tukar rupiah terhadap riyal.

Meski mengalami kenaikan, Direktur Penyelenggara Haji dan Umrah Nizar Ali memastikan pelayanan yang akan didapatkan para jemaah calon haji sepadan dengan harga yang telah dibayarkan. 

Ia mengatakan rata-rata kenaikan BPIH secara nasional ada pada angka Rp345.290. Namun kenaikan ini disesuaikan dengan masing-masing embarkasi.

"Semakin jauh embarkasi pasti kenaikannya di atas rata-rata nasional. Misalnya wilayah Aceh mungkin jauh di bawah Rp345.290 tapi di Makassar bisa di atasnya. Kenaikan ini sangat rasional dan wajar, tentu dibarengi dengan penambahan layanan kualitas," katanya, dalam Metro Siang, Selasa, 13 Maret 2018.

Nizar mengatakan peningkatan layanan berdasarkan kenaikan BPIH terletak pada konsumsi dan peralatan haji. Khusus konsumsi, para calon jemaah haji akan mendapatkan tambahan jatah konsumsi selama di Mekkah.

Jika di tahun sebelumnya jatah konsumsi jemaah hanya 25 kali saat berada di Mekkah, tahun ini para jemaah mendapat tambahan 15 kali makan lagi selama pelaksanaan haji.

"Selebihnya sama, 8 kali makan di Madinah, di Bandara satu kali, dan di Armina 16 kali," katanya.

Nizar menambahkan aspek perlengkapan haji juga akan di-upgrade. Jika sebelumnya hanya difasilitasi tas jinjing dan tas kecil untuk membawa barang bawaan, kali ini pemerintah akan memberikan koper besar berkualitas baik untuk para calon jemaah.

"Jadi tidak ada lagi tas jinjing kita ganti koper besar kemudian tas bagasi juga ditambah aksesori roda dan alat pegang untuk mendorong," jelasnya. 




(MEL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG HAJI 2018
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 20-06-2018