DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 46.708.723.881 (21 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Malaysia Sampaikan Belasungkawa Tewasnya TKI di Penang

Marcheilla Ariesta - 13 Februari 2018 04:26 wib
Konsulat Jenderal RI di Penang Iwanshah Wibisono - Medcom.id/Marcheilla Ariesta
Konsulat Jenderal RI di Penang Iwanshah Wibisono - Medcom.id/Marcheilla Ariesta

Jakarta: Chief Minister of Penang Lim Guan Eng mengucapkan belasungkawa khusus atas tewasnya Adelina, tenaga kerja Indonesia yang mengalami malnutrisi, diduga akibat disiksa majikannya.

"Chief Minister of Penang menyampaikan belasungkawa atas tewasnya Adelina. Ini adalah tragedi kemanusiaan buat kita semua, bukan buat TKI atau Indonesia saja, tapi juga untuk Malaysia ini tragedi," ujar Konsulat Jenderal RI di Penang Iwanshah Wibisono, saat ditemui di Jakarta, Senin 12 Februari 2018.

Tragisnya kasus yang dialami Adelina membuat Pemerintah Indonesia meminta khusus kepada polisi Penang untuk memaksimalkan usaha mereka dalam mencari pelaku. 

Indonesia bahkan menuntut hukuman terberat untuk pelaku. "Pemeriksaan saat ini di bawah under section 302 pembunuhan berencana dengan hukuman maksimal hukuman mati," katanya.

Sementara itu, Iwan menuturkan bahwa polisi mendapat laporan dari warga setempat, Adelina ditemukan di kandang anjing. Keadaannya, ucap Iwan, sangat kurus.

Baca: TKI di Malaysia Meninggal Diduga Disiksa Majikan

Adelina bekerja di rumah majikan di Penang selama dua tahun, namun diduga dia kekurangan gizi dalam sebulan terakhir.

Iwan juga menjelaskan bahwa Adelina pertama kali ditemukan warga sekitar dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Dia dibawa ke polisi, kemudian oleh polisi dibawa lagi ke Rumah Sakit Martajam.

Dia belum sempat dimintai keterangan karena dalam kondisi trauma. Sayangnya, Adelina menghembuskan napas terakhir sebelum sempat bertemu polisi.

Jenazah Adelina akan divisum besok, Selasa 13 Februari. Meski demikian, pihak Konsulat Jenderal RI di Penang belum tahu kapan jenazahnya akan dipulangkan ke Indonesia.




(JMS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TKI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 22-10-2018