Murtiyaningsih dikenal Ramah dan Periang

Faisal Abdalla - 23 September 2017 04:48 wib
Ilustrasi. Metrotvnews.com
Ilustrasi. Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Murtiyaningsih, 30, ditemukan tewas di kamar 309 Laguna Residence, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Ia diduga dibunuh oleh teman dekatnya sendiri, Agus. 

Pipit, salah seorang tetangga sekaligus teman dekat Murtiyaningsih mengatakan, Nana (sapaan akrab Murtiyaningsih) adalah sosok yang periang dan ramah. 

"Saya kenal Nana sudah 2,5 tahun. Dia orangnya baik dan ramah sekali. Dia sering turun ke kamar saya untuk main dengan anak saya," ujar Pipit saat ditemui Metrotvnews.com di Laguna Residence, Jalan Sosial, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Jumat 22 September 2017. 

Sebelum ditemukan tewas pada Kamis kemarin, janggal Nana tak berkunjung ke kamar Pipit. Ia tidak menaruh curiga lantaran Nana memang tidak keluar kamar saat teman dekatnya, Agus sedang berkunjung ke kamarnya. 

"Selama satu malam tanggal 20 kemarin tumben sekali Nana tidak ada kontak. Biasanya dia turun main ke kamar saya. Tapi saya enggak mikir aneh-aneh karena saya kira kalau lagi anteng di kamar, berarti sedang ada Agus berkunjung," beber Pipit. 

(Baca juga: Penghuni Indekos di Tanjung Duren Diduga Jadi Korban Pembunuhan)

Pipit sendiri mengaku tidak terlalu kenal dengan Agus. Menurut pengakuannya, Nana baru kenal dengan Agus sekitar dua bulan terakhir, dan menjalin hubungan khusus dengan Agus belum sampai satu bulan.

"Saya juga tidak tahu Nana kenal dari mana, karena Nana tertutup kalau soal cowok. Dia cuma sempat cerita Agus itu orangnya baik dan pendiam," lanjut Pipit. 

Sebelumnya, Murtiyaningsih ditemukan tak bernyawa di Laguna Residence, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Kamis sore 21 September. Bagian wajahnya penuh luka. Telepon genggam korban juga raib.

Polisi kemudian menetapkan teman dekat Murtiyaningsih, Agus sebagai tersangka. 

(Baca juga: Murtiyaningsih Dipastikan Tewas Dipukul dan Dibekap)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Argo Yuwono menjelaskan, Agus menggunakan asbak untuk memukul korban. Dia kemudian membekap Murtiyaningsih dengan bantal. Setelah itu, Agus berpura-pura tidak terjadi apa-apa dan melaporkan kematian teman dekatnya itu.

Sejauh ini belum diketahui motif di balik kejahatan yang dilakukan Agus. "Tunggu pemeriksaan tersangka," kata Argo.


(HUS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KASUS PEMBUNUHAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 21-10-2017