Anggota Brimob yang Tewas Naik Pangkat Anumerta

Arga sumantri - 15 November 2017 11:43 wib
Ilustrasi: Polisi. Foto: MTVN/Mohammad Rizal.
Ilustrasi: Polisi. Foto: MTVN/Mohammad Rizal.

Jakarta: Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan Brigadir Polisi Firman yang tewas di Tembagapura, Mimika, Papua, akan mendapatkan kenaikan pangkat. Dia pun turut berduka atas kepergian anak buahnya. 

"Kita berikan juga penghargaan kenaikan pangkat anumerta," kata Tito di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu, 15 November 2017.

Tito meminta anggota Brimob yang lain tidak mengendurkan semangat. Menurut dia, hal itu menjadi salah satu risiko operasi kepolisian. Bahaya akan meningkat di daerah yang tengah konflik seperti di Tembagapura.

"Risiko itu memang harus ditanggung. Tapi, sangat saya sangat meyakini bahwa hidup mati kita termasuk kematian kita semua adalah adalah takdir Allah," ungkap Tito.

Baca: Anggota Brimob Gugur saat Patroli di Tembagapura

Seperti diketahui, anggota Brimob Detasemen B Polda Papua Brigadir Polisi Firman gugur saat patroli penelusuran atau penyelidikan di perbukitan. Dia tewas di daerah mile 69 Tembagapura pada Rabu, 14 November 2017, sekitar pukul 03.50 WIT.

Kejadian berawal dari penembakan terhadap kendaraan patroli di zona Tembagapura mile 69, Selasa, 14 November 2017, sekitar pukul 08.20 WIT. Akibatnya, Raden Totok Sahadewo terluka pada paha bagian kanan.

Satgas Terpadu atau anggota Brimob Detasemen B Polda Papua lalu berpatroli menelusuri perbukitan di mile 69 Tembagapura pada Rabu, 15 November 2017, sekitar pukul 03.50 WIT. Saat itu, kontak senjata dengan kelompok bersenjata terjadi dan Brigadir Polisi Firman tewas.




(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KELOMPOK BERSENJATA DI PAPUA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 25-11-2017