Motif Pembunuhan Jasad Terbungkus Diduga Bermotif Asmara

Antara - 15 November 2017 09:21 wib
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono--MI/ROMMY PUJIANTO
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono--MI/ROMMY PUJIANTO

Jakarta: Motif pembunuhan terhadap Imam Maulana yang jasadnya terbungkus kain di Kampung Rambutan mulai terungkap. Diduga pembunuhan dilakukan lantaran bermotifkan asmara.

"Diduga pelaku cemburu karena korban sedang dekat wanita lain di Bandung," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Rabu 15 November 2017.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tersangka BH dan korban memiliki hubungan homoseksual layaknya pasangan kekasih. Kemudian, BH mencurigai korban Imam memiliki kekasih seorang wanita di Bandung, Jawa Barat, sehingga melakukan pembunuhan terhadap korban.

Baca: Pembunuh yang Buang Jasad Korban di Kampung Rambutan Ditangkap

Petugas Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur menangkap BH di tempat cuci pakaian (loundry) Ruko Citra Garden Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu 15 November 2017, sekitar pukul 01.00 WIB.

Polisi menduga BH sebagai eksekutor yang membunuh dan membungkus jasad Imam, selanjutnya meletakkan di samping toilet Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur.

Baca: Jasad Diduga Korban Pembunuhan Ditemukan di Terminal Kampung Rambutan

Sebelumnya, warga diramaikan penemuan jasad pria terbungkus kain dan mengeluarkan bau busuk. Jasad tersebut berada di samping toilet Terminal Bus Kampung Rambutan Jakarta Timur pada Selasa 14 November 2017, sekitar pukul 15.45 WIB.

Selanjutnya, petugas kepolisian mengevakuasi jasad korban tersebut guna dilakukan proses identifikasi di Rumah Sakit Polri Kramatjati Jakarta Timur.


(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENEMUAN MAYAT
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 23-11-2017