Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.659.184.273 (20 JULI 2018)

Jokowi Ingin Keindahan Lafal Alquran Terdengar di Penjuru Dunia

Achmad Zulfikar Fazli - 11 Juli 2018 20:54 wib
Presiden Joko Widodo -- Foto: MI/ Panca Syurkani
Presiden Joko Widodo -- Foto: MI/ Panca Syurkani

Jakarta: Presiden Joko Widodo berharap keindahan lafal alquran bisa terdengar hingga ke penjuru dunia melalui Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Lafal alquran dapat menggaungkan nilai kemanusiaan, nilai kesalehan sosial, mengutamakan pembelaan pada yang lemah, serta fakir miskin.

"Saya berpesan supaya MTQ ini membuat dunia mendengar, membuat dunia melihat, membuat dunia merasakan keindahan, kedamaian dan rahmat dari alquran, dari agama Islam," kata Jokowi dalam peresmian pembukaan MTQ Internasional II dan Nasional VIII antar Pondok Pesantren serta Kongres V Jam'iyyatul Qurra Wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama, di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 11 Juli 2018.

Menurut dia, MTQ sejak dimulai oleh Jam'iyyatul Qurra Wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama sampai sekarang sudah turut mewarnai wajah umat Islam dan wajah bangsa Indonesia. Ia menilai warna yang diberikan oleh MTQ kepada Islam nusantara sangat indah, merdu, dan mendamaikan.

Ia pun berterima kasih kepada JQH Nahdlatul Ulama atas keteguhannya mensyiarkan, dan menunjukkan Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin. Ia percaya ada harapan yang kuat agar MTQ bisa mengingatkan umat Islam untuk menjadikan alquran sebagai nafas, pegangan hidup yang hakiki, alquran benar-benar bisa diresapi, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-sehari.

"Termasuk supaya alquran jadi panduan kita dalam menjalankan wasathiyah Islam, Islam yang moderat, Islam yang menyejukkan," ucap dia.

Pada Mei 2018, kata dia, ulama dan cendikiawan muslim dunia telah berkumpul di Indonesia untuk menanamkan bibit awal terbentuknya poros wasathiyah Islam dunia. Saat itu, lanjut dia, ulama dan cendikiawan optimismistis poros wasathiyah Islam dunia akan jadi arus utama.

"Langkah itu memberikan harapan bagi lahirnya dunia yang damai, dunia yang aman, dunia yang sejahtera dan berkeadilan sosial," pungkas dia.


(JMS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PRESIDEN JOKOWI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 21-07-2018