Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp 3.686.055.402 (23 JULI 2018)

GP NasDem Apresiasi Prestasi Zohri

M Sholahadhin Azhar - 13 Juli 2018 04:21 wib
Ketua Umum DPP Garda Pemuda NasDem (GP NasDem) Prananda Surya Paloh. Foto: MI/Ramdani.
Ketua Umum DPP Garda Pemuda NasDem (GP NasDem) Prananda Surya Paloh. Foto: MI/Ramdani.

Jakarta: Ketua Umum DPP Garda Pemuda NasDem (GP NasDem) Prananda Surya Paloh mengapresiasi sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri. Keberhasilan Zohri menjadi juara dunia lari 100 meter di turnamen IAAF World Championship U-20 merupakan prestasi luar biasa.

"Selamat dan terima kasih kepada pelari muda Indonesia, Lalu Muhammad Zohri. Semoga pencapaian ini dapat semakin mendorong kita para pemuda, untuk terus fokus dalam meraih prestasi membanggakan bagi bangsa dan negara," ucap Prananda dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis, 12 Juli 2018.

Prananda berharap keberhasilan Zohri mampu memompa semangat para pemuda Indonesia untuk terus mencetak prestasi. Ia juga menilai kemenangan yang ditorehkan atlet berusia 18 tahun ini memberi angin segar bagi masyarakat Indonesia di tengah isu nasionalisme yang panas diperdebatkan berbagai pihak. 

"Dedikasi dan perjuangan Zohri untuk merebut prestasi ini merupakan salah satu bukti nasionalisme paling nyata yang bisa dilakukan oleh para pemuda. Tidak banyak bicara dan membuat sensasi, namun langsung hadir dengan prestasi," sebut Prananda.

Baca juga: Pemerintah Diminta Siapkan Penghargaan untuk Zohri

Lebih lanjut ia juga mengakui semangat Zohri satu napas dengan GP NasDem. "Di GP NasDem, kami percaya bahwa setiap anak bangsa memiliki kesempatan dalam mengaktualisasikan nasionalismenya untuk berkontribusi sesuai dengan bakat dan minat kita masing-masing. Tidak melulu melalui sektor politik, ekonomi, atau sosial. Namun juga dari sektor lainnya yang lebih bersinggungan lansung dengan pemuda, khususnya olahraga dan seni," tandasnya.

Diketahui, Zohri merupakan pelari pertama Indonesia yang menyabet medali di ajang 'IAAF World Championship U-20’ setelah mengalahkan sejumlah atlet kelas dunia, termasuk Amerika Serikat dan Jepang, dengan catatat waktu 10,18 detik.

Sesuai dengan catatan dari situs resmi Asosiasi Internasional Federasi Atletik (IAAF) pada Rabu, 11 Juli 2018, penampilan terbaik atlet Indonesia sepanjang 32 tahun sejarah kejuaraan tersebut adalah finis pada posisi ke-8 pada 1986.




(HUS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG LALU ZOHRI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 23-07-2018