Menaker: Pendidikan Vokasi Jembatan Masuk ke Dunia Kerja

Gervin Nathaniel Purba - 15 April 2018 22:04 wib
Menaker Hanif Dhakiri (Foto:Dok)
Menaker Hanif Dhakiri (Foto:Dok)

Banyumas: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri menjelaskan pentingnya pendidikan dan pelatihan vokasi, merupakan instrumen untuk menjembatani masyarakat masuk ke pasar kerja maupun berwirausaha.

Oleh karena itu, Menaker mengimbau masyarakat tidak memandang sebelah mata terhadap pendidikan vokasi.

"Terkait pendidikan vokasi, saya ingin mengajak masyarakat kita ini untuk meyakini bahwa sesungguhnya pendidikan vokasi bisa menjadi jembatan masuk ke pasar kerja atau berwirausaha," kata Menaker M. Hanif Dhakiri dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 15 April 2018.

Selama ini, masyarakat masih sering terjebak pada orientasi lembaga pendidikan umum. Namun ketika pilihan ada di pendidikan umum, tidak sedikit lulusannya malah kesulitan masuk ke pasar kerja.

Hanif berharap yang orientasinya ingin masuk ke pasar kerja ataupun berwirausaha untuk memilih pendidikan vokasi. Karena, sistem pendidikan yang terapkan sudah disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha atau industri.

"Oleh karena itu harus mulai juga dibangun kepercayaan mengenai vokasi ini di masyarakat. Bahwa pendidikan vokasi ini bukan kelas dua, pendidikan vokasi itu bagus kalau sekali lagi dikaitkan dengan pekerjaan," jelas Hanif.

Selain pendidikan vokasi, pemerintah juga terus menggenjot peningkatan kompetensi angkatan kerja Indonesia melalui pelatihan vokasi di Balai Latihan Kerja (BLK). Selain diselenggarakan secara gratis, akses dan mutu pelatihan vokasi di BLK terus diperkuat.

Apalagi, saat ini angkatan kerja Indonesia masih didominasi pendidikan menengah ke bawah (SD-SMP). Dari 128 juta orang angkatan kerja, sebesar 60,08 persen berpendidikan menengah ke bawah.

"Makanya sekarang pemerintah menggenjot pendidikan dan pelatihan vokasi. Sehingga mereka yang membutuhkan skill, membutuhkan keterampilan memiliki akses," ucapnya.


(ROS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BERITA KEMENAKER
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-04-2018