DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Prosedur Pengecekan Pilot Lion Air Diklaim Ketat

Intan Yunelia - 02 Desember 2018 03:04 wib
Pilot dalam konferensi pers Simulator Lion Group - Medcom.id/Intan Yunelia.
Pilot dalam konferensi pers Simulator Lion Group - Medcom.id/Intan Yunelia.

Tangerang: Lion Air Grup mengklaim miliki prosedur dalam penerbangan. Salah satunya, melakukan pengecekan pesawat dan persiapan pilot dalam hal ini cek kesehatan, sebelum penerbangan.

"Kami sebagai pilot lion air tidak main-main dengan safety," kata Kapten Senior Lion Air, Rusmanur Effendy dalam konferensi pers Simulator Lion Group, Tangerang, Sabtu, 1 November 2018.

Effendy menjelaskan ada standarisasi khusus prosedur pilot sebelum terbang, baik itu SOP yang telah ditentukan pemerintah ataupun Lion Grup sendiri. Di antaranya, jam terbang si pilot, durasi jam kerjanya dan pemeriksaan kesehatan.

Setelah prosedur pemeriksaan terhadap pilot selesai, kata dia, berlanjut ke pengecekan kondisi pesawat. Pengecekan dilakukan langsung oleh pilot dan teknisi untuk memastikan laik atau tidaknya pesawat beroperasi.

(Baca: Investigasi Lion Air PK-LQP Tetap Diselesaikan Tanpa CVR)

"Biasanya pilot begitu dia masuk pesawat dia melihat kelengkapan pesawat, dokumen dia harus melihat apakah defaced (cacat) atau tidak," ujarnya.

"Jika ada harus didiskusikan dengan yang expert bagian teknik, dan teknik merilis pesawat itu untuk terbang," timpal Rusmanur.

Jika diketemukan adanya cacat, dan sudah diperiksa teknisi tak bisa terbangkan maka ada dua opsi. Yaitu penggantian pesawat atau tidak diterbangkan sama sekali.

"Seandainya pesawat itu tidak bisa diterbangkan maka harus menggantika pesawat itu dengan yang lain atau tidak menerbangkan pesawat itu sama sekali," pungkasnya.


(JMS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG LION AIR JATUH
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 18-12-2018