DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 19.911.330.901 (18 SEP 2018)

Kapolri Pamer Film '22 Menit' ke Presiden Jokowi

Ilham wibowo - 11 Juli 2018 15:18 wib
Cuplikan film 22 Menit (Foto: Buttonijo)
Cuplikan film 22 Menit (Foto: Buttonijo)

Jakarta: Kapolri Jenderal Tito Karnavian memperlihatkan film berjudul 22 menit kepada Presiden Joko Widodo di HUT ke-72 Bhayangkara. Film sosialisasi antiterorisme itu bakal tayang 19 Juli mendatang serentak di jaringan bioskop XXI. 

"Mulai ditayangkan secara serentak di seluruh jaringan bioskop XXI di tanah air film dengan judul '22 Menit'," ucap Tito di Gedung Istora, Senayan, Jakarta, Rabu, 11 Juli 2018. 

Tito sempat memperlihatkan cuplikan film itu di hadapan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Riuh tepuk tangan tamu undangan langsung terdengar usai adegan ledakan bom dan aksi penyelamatan ditampilkan. 

'22 Menit' mengisahkan warga Jakarta ketika mengadapi ledakan bom di Thamrin, Jakarta Pusat pada 14 Januari 2016 silam. Drama action itu disutradarai oleh Eugene Panji dan Myrna Paramita Pohan.

"Melalui film ini Polri hendak menyampaikan pesan kepada masyarakat tentang bahaya terorisme, sekaligus mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan kewaspadaan dan penanggulangan terorisme di Indonesia," tutur dia. 

(Baca juga: Cuplikan Menegangkan dari Film "22 Menit")

Aktor Ario Bayu ditunjuk sebagai pemeran utama. Ario bermain  sebagai seorang polisi anggota unit antiterorisme bernama Ardi. Dalam kisah, risiko pekerjaan yang tinggi tak menghalangi Ardi dalam beraktivitas, termasuk mengantar anaknya ke sekolah setiap hari sebelum bertugas.

Ardi dan rekan-rekannya mempertaruhkan nyawa demi mengamankan situasi ketika ledakan bom terjadi di pusat kota. Dalam 22 menit, Ardi dan satuan antiterorisme berhasil meringkus pelaku. 

"Agar pesan tersebut dapat tersampaikan secara lebih luas, jajaran Polri akan menyelenggarakan acara nonton bareng bersama keluarga, jajaran Pemda, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelajar, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat,"  ujar Tito. 

Film berdurasi 80 menit ini menyanjikan adegan aksi mendebarkan seperti ledakan bom, baku tembak di tengah jalan dan aksi berbahaya yang biasa dilakukan polisi terlatih. Rumah produksi Buttonijo Films sengaja berkonsultasi dengan jajaran kepolisian agar bisa menggambarkan kondisi seakurat mungkin.

"Saya mengajak seluruh hadirin, pada tanggal 19 Juli 2018 dan seterusnya mari kita beramai-ramai menyaksikan film tersebut. Karena anggaran Polri tidak tersedia maka disarankan menonton di bioskop, mohon maaf dengan bayar sendiri," gurau Tito. 



(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG FILM INDONESIA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 18-09-2018