DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Senjata KKB Hasil Rampasan

- 07 Desember 2018 13:54 wib
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.

Jakarta: Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin Siregar menyebut senjata yang digunakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua hasil rampasan. KKB kerap melakukan penyerangan ke markas kepolisian atau militer dan berakhir dengan perampasan senjata.

"Setiap penyerangan ke pos TNI, Polri, banyak alat kita yang mereka rampas. Termasuk serangan ke pos pengamanan dan satuan penugasan di Papua," ujarnya melalui sambungan Skype dalam Metro Pagi Primetime, Jumat, 7 Desember 2018.

Martuani mengatakan selain merampas, KKB juga membunuh anggota yang dirampas senjatanya. Hal ini terus berulang dan tidak sedikit anggota kepolisian atau militer gugur.

Selain itu KKB juga melakukan impor senjata dari luar negeri khususnya Filipina. Pengadaan senjata kelompok kriminal di Papua pernah dibuktikan ketika Polda Papua Barat berhasil mengungkap kasus penyelundupan senjata di Pelabuhan Sorong.

"Dari sisa-sisa konflik Ambon juga ada termasuk rampasan dari anggota saat bertugas," kata dia.

Martuani memastikan pasca-penembakan pekerja jembatan Trans Papua, pengamanan akan terus ditingkatkan. Terutama di wilayah pegunungan tengah yang hampir di seluruh kabupatennya diduduki oleh kelompok bersenjata.

"Kami sudah memiliki satuan TNI dan Polri yang bertugas di sana tetapi khusus untuk pembangunan jalan Trans Papua, pengamanannya akan mendapatkan prioritas," pungkasnya.




(MEL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KELOMPOK BERSENJATA DI PAPUA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 18-12-2018