DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 41.348.051.099 (17 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Mensos Serukan Hukuman Bagi Pelaku Perundungan Seksual Anak

Sonya Michaella - 15 April 2018 23:24 wib
Menteri Sosial Idrus Marham -- Foto: Istimewa
Menteri Sosial Idrus Marham -- Foto: Istimewa

Mataram: Menteri Sosial Idrus Marham geram terhadap pelaku korban perundungan seksual anak. Ia meminta tindakan hukum yang tegas bagi para pelaku.

Hal itu diungkapkan Idrus saat menemui sejumlah anak-anak yang mengalami kekerasan seksual dan kelahiran yang tak dikehendaki orangtua di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Pelakunya ini sudah tidak bermoral dan melanggar kemanusiaan. Ini harus diberi tindakan hukum lebih tegas. Bayangkan ada korban berumur dua tahun, tujuh tahun. Ini tidak bisa dimaafkan. Tapi kita tetap harus berada dalam aturan hukum," ujar Idrus dalam keterangan tertulisnya, Minggu 15 April 2018.

Idrus pun ingin anak-anak yang mengalami masalah sosial tetap melanjutkan pendidikan dengan bantuan dari pemerintah.

"Mereka harus tetap sekolah. Nanti bagaimana caranya, kita pikirkan bersama. Kalau dari pemerintah daerah bagaimana kemampuannya. Kalau tidak ya dari Kementerian Sosial," tambah Idrus

Dalam kunjungan tersebut, Idrus mengapresiasi pengabdian para pimpinan, staf, dan pekerja sosial di lingkungan Panti Sosial Marsudi Putra (PSMP) Paramitha.

RPSA Bumi Gora berkapasitas 50 orang. Saat ini diisi 19 klien dengan lima di antaranya masih bayi. Sebanyak 12 orang Pekerjaan Sosial (Peksos) mendampingi para klien, bahkan bila kasus yang mereka hadapi harus bergulir sampai ke ranah hukum.

"Di sini, kalian semua mencoba keluar dari masalah dan menjemput masa depan," katanya.

 


(Des)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BERITA KEMENSOS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 19-10-2018