PKPU-HI Lanjutkan Pembangunan Sumur di Somalia

- 12 Januari 2018 23:35 wib
Ilustrasi. Anak-anak Somalia di tenda pengungsian akibat peperangan dan kekeringan di Somalia. Foto:AFP/Tony Karumba
Ilustrasi. Anak-anak Somalia di tenda pengungsian akibat peperangan dan kekeringan di Somalia. Foto:AFP/Tony Karumba

Jakarta: Krisis kemanusiaan akibat bencana kekeringan dan konflik perang di Somalia jadi salah satu masalah yang disoroti oleh PKPU Human Initiative. Sejak 2017, PKPU-HI juga telah mengupayakan bantuan kepada warga Somalia. 

PKPU Human Initiative pada November 2017 memulai pembangunan sumur pompa dan artesis di Somalia. Hal tersebut sebagai upaya mengentaskan krisis kemanusiaaan akibat bencana kekeringan dan konflik perang.

"Setiap orang mempunyai hak atas air dan sanitasi. Hak ini diakui oleh hukum internasional. Sehingga memberikan akses fisik dan terjangkau terhadap air yang memadai, aman, dapat diterima merupakan hal yang penting," ungkap Tim International Recovery PKPU-HI, Kaimudin, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 12 Januari 2018.

Bantuan sumur pompa dan artesis ini telah menjangkau 6 provinsi. Sementara Middle Shabele, Lower Shabelle dan Somali land pembangunan sumur dilakukan khusus untuk jenis artesis. 

Sumur artesis, jelasnya, dapat memenuhi kebutuhan untuk 550 keluarga di pedesaan dan hampir 2.500 keluarga di perkotaan. Ia melanjutkan, semua titik pengeboran telah menemukan mata air.  Sumur-sumur ini akan ditunjang dengan bangunan pendukung, di antaranya, rumah genset, wadah untuk ternak dan instalasi solar cell. 

"Walaupun belum selesai seluruhnya, namum warga disekitar sumur sudah memanfaatkan air dari hasil pengeboran yang ada," terang Kaimudin.

Selain untuk kebutuhan penduduk, sumur ini juga melayani kebutuhan minum ternak yang disediakan khusus tempatnya dan pengairan kebun pekarangan. PKPU Human Initiative juga terus berkomitmen untuk melaksanakan program-program recovery yang berkesinambungan.

Air dan sanitasi adalah kebutuhan penting dalam kelangsungan hidup. Penduduk terdampak bencana secara umum lebih mudah terjangkit penyakit yang umumnya karena tidak memadainya pasokan air dan sanitasi. Namun ironisnya, masih banyak negara negara di kawasan Afrika yang sering dilanda krisis dan bencana kekeringan. 

Seperti diketahui, Somalia sepanjang 2016 merupakan salah satu kawasan di Afrika yang hampir sebagian besar wilayahnya dilanda kekeringan berkepanjangan. 
Konflik berkepanjangan di Somalia juga membuat semakin menambah daftar penderitaan penduduk.

Berdasar laporan PBB terakhir, lebih dari 2 juta penduduk Somalia harus mengungsi karena kekeringan dan konflik bersenjata yang masih terjadi. 


(DMR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KONFLIK SOMALIA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 24-01-2018