Penyelundupan Lewat Laut Meningkat, Bea Cukai Perkuat Armada Patroli

Renatha Swasty - 13 April 2016 02:19 wib
Ilustrasi kapal patroli laut - ANT/Zabur Karuru
Ilustrasi kapal patroli laut - ANT/Zabur Karuru

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) terus berupaya meminimalisir penyelundupan melalui jalur laut. Salah satu upaya yang dilakukan ialah dengan memperkuat armada patroli laut. 

DJBC pada Selasa 14 Maret menerima sembilan unit kapal baru yang dipesan dari galangan nasional PT Daya Radar Utama (DRU) jenis Fast Patroli Boat (FPB) 20003 dan FPB 30004 untuk memperkuat armada patroli bea cukai. Saat ini DJBC mempunyai 179 unit kapal yang tersebar di seluruh Indonesia.

Nantinya, lima kapal bakal ditempatkan di Pangkalan Sarana Operasi (PSO) Bea Cukai Tanjung Balai Karimun dan empat kapal bakal ditempatkan di PSO Pantoloan. 

"Ini akan memperkuat formasi yang sudah ada. Sejak 2013 kami berkomitmen untuk memperkuat wilayah maritim," ujar Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi pada siaran pers yang diterima Metrotvnews.com, Rabu (13/4/2016). 

Heru menyebut, belakangan marak terjadi pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai melalui jalur transportasi laut. Berdasarkan data statistik penindakan per jenis komoditi melalui jalur laut, menunjukan peningkatan yang cukup signifikan.

Untuk menghadapi tantangan itu, patroli laut harus berbanding lurus dengan saran prasarana yang ada.

Direktur Utama PT DRU, Amir Gunawan terpisah memastikan sembilan kapal baru yang dipesan DJBC memiliki standar tinggi dengan bahan baku terbaik serta telah memenuhi standar internasional. 

“Saya percaya kapal ini sangat aman. Kapal FPB jenis ini masih jarang populasinya. Ditunjuknya kami sebagai pembuat kapal oleh Bea Cukai merupakan bentuk penghargaan dan kepercayaan dari  Pemerintah khususnya Bea Cukai kepada kami putra-putri Indonesia,” ujar Amir.


(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BEA CUKAI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 24-09-2017