DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 19.911.330.901 (18 SEP 2018)

Kronologi Kapal Cepat TNI Tenggelam

Dhaifurrakhman Abas - 12 Maret 2018 18:34 wib
Prajurit TNI AD keluar dari lambung Kapal Motor Cepat (KMC) Komando saat peluncuran dan uji coba di Pantai ABC Ancol, Jakarta Utara. Foto: MI/Immanuel Antonius.
Prajurit TNI AD keluar dari lambung Kapal Motor Cepat (KMC) Komando saat peluncuran dan uji coba di Pantai ABC Ancol, Jakarta Utara. Foto: MI/Immanuel Antonius.

Jakarta: Kapal Motor Cepat (KMC) AD-16-05 milik Kodam Jaya tenggelam di perairan Kepulauan Seribu pada Senin, 12 Maret 2018. Kapal tersebut tengah mengangkut 65 prajurit TNI.

Kapendam Jaya Letkol Kristomei Sianturi mengatakan peristiwa itu berawal ketika dua kapal milik TNI dengan seri KMC AD-04-15 dan KMC AD-16-05 tengah meninggalkan pelabuhan di Jakarta Senin pagi, pukul 07.00 WIB. Dua kapal itu akan menyambangi Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. 

"Keberangkatan dua kapal tersebut dalam rangka akan melaksanakan kegiatan bakti sosial di Pulau Pramuka," kata Kristomei kepada Medcom.id, melalui sambungan telepon, Senin, 12 Maret 2018.

Ketika sudah menempuh 4 jam perjalanan laut, kapal KMC AD-16-05 harus terhenti di perairan Kepulauan Seribu. Kapal tersebut mengalami gangguan mesin.

"Sekitar pukul 11.10 WIB di perairan Pulau Pari, ketika sudah mendekati Pulau Pramuka, mesin kapal rusak," ujar di.

Baca: Kapal TNI Tenggelam di Pulau Seribu

Melihat rekannya mengalami musibah, personel di kapal KMC AD-04-15 berusaha mengevakuasi 65 personel kapal KMC AD-16-05. Namun, saat proses evakuasi tengah berlangsung, ombak menghantam dua kapal itu.

"Terjangan ombak membuat kapal KMC AD-16-05 mengalami kebocoran dan tenggelam," ujar dia.

Kristomei memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, soal penyebab kerusakan mesin, pihaknya masih perlu penyelidikan lebih lanjut.




(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KAPAL TENGGELAM
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 19-09-2018