Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.676.534.291 (20 JULI 2018)

Ganjil Genap Buat Kendaraan Bisa Ngebut di Jagorawi

Dhaifurrakhman Abas - 16 April 2018 13:47 wib
Sejumlah kendaraan melaju di Gerbang Tol Cibubur 2 Tol Jagorawi di Jakarta. Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso.
Sejumlah kendaraan melaju di Gerbang Tol Cibubur 2 Tol Jagorawi di Jakarta. Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso.

Jakarta: Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengklaim berhasil meningkatkan kecepatan rata-rata kendaraan di Tol Jagorawi. Itu setelah pihaknya menerapkan aturan ganjil genap di Gerbang Tol Cibubur II, Jakarta Timur.

"Ada peningkatan 40 persen," kata Bambang, di depan Halte Transjakarta Cibubur, Jakarta Timur, Senin, 16 April 2018.

Menurut dia, kecepatan rata-rata berkendara di ruas Tol Jagorawi sebelum ganjil-genap diterapkan berkisar antara 20 sampai 30 kilometer per jam pada pukul 06.00 WIB sampai 09.00 WIB. Aturan baru ini disebut bisa meningkatkan kecepatan berkendara mencapai 40 sampai 50 kilometer per jam di waktu yang sama.

"Dan kecepatan bawah (minimal) jalan tol itu 60 kilometer per jam. Itu yang mau kita capai ya," beber dia.

Peningkatan kecepatan berkendara di Tol Jagorawi terjadi karena aturan tersebut berhasil memangkas beban kendaraan yang masuk dari luar tol. Beban kendaraan yang menumpuk itu biasanya terjadi seperti di Gerbang Tol Cibubur II, Bekasi Barat, dan Bekasi Timur serta Tangerang dan Kunciran.

"Penumpukan beban itu mengakibatkan arus lalu lintas di dalam tol menjadi terhambat dan berdampak pada kemacetan," ujar dia.

Baca: Pengendara Pribadi Beralih ke Angkutan Umum

Melalui aturan ganjil genap ini, kata dia, tumpukan beban kendaraan berhasil diurai dengan membagi akses pengguna jalan yang menggunakan Tol Jagorawi. Selain itu, aturan ini juga difungsikan untuk memecah tumpukan beban kendaraan ke jalur-jalur arteri dan pintu tol lain.

"Sehingga hal ini bisa meningkatkan rata-rata kecepatan berkendara di dalam Tol Jagorawi, memecah beban kendaraan yang menumpuk dan merubah pola keberangkatan masyarakat," ujar dia.




(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG SISTEM GANJIL GENAP
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 22-07-2018