Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.641.144.273 (17 JULI 2018)

MA Rekrut 1.577 Calon Hakim di 2017

Arga sumantri - 12 Januari 2018 13:53 wib
Kepala Biro Humas MA Abdullah - Medcom.id/Arga Sumantri.
Kepala Biro Humas MA Abdullah - Medcom.id/Arga Sumantri.

Jakarta: Mahkamah Agung merekrut 1.577 calon hakim sepanjang 2017. Dari jumlah itu, sebanyak 1.035 di antaranya merupakan calon hakim laki-laki, dan 542 orang calon hakim perempuan. 

"66% persen laki-laki, dan 34% perempuan," kata Kepala Biro Humas MA Abdullah di kantor Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, Jumat 12 Januari 2018

Abdullah mengatakan target calon hakim perempuan yang terekrut sebenarnya melebih batas minimal yakni 20%. Jumlah yang terekrut sudah termasuk mereka yang mengundurkan diri sebanyak 15 orang. 

"Mundur karena tidak dapat izin ternyata dari orang tuanya untuk menjadi hakim," ucap Abdullah. 

Para calon hakim itu akan mendapat pembekalan selama tiga hari di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Februari nanti. "Yang akan memberikan materi dari unsur pemerintah, kemudian Mahkamah Agung," ujar dia. 

(Baca juga: MA Janji Binasakan Karir Hakim Terlibat Korupsi)

MA juga menyiapkan pemateri dari luar. Antara lain Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Komisi Yudisial, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), juga Ombudsman RI. Sementara, dari pihak internal, pembekalan diberikan ketua kamar pengawasan hingga pimpinan MA. 

"Pembekalan ini diharapkan mampu meningkatkan integritas calon hakim. Karena 10-15 tahun ke depan, akan jadi pimpinan pengadilan," ungkap dia. 

Abdullah menambahkan MA sengaja melibatkan KPK dalam pembekalan calon hakim. Dengan pembekalan dari KPK diharapkan ke depan tidak ada lagi hakim yang tersangkut korupsi. 

"Menambah integritas dengan memberikan materi-materi dari instansi yang berkompeten khususnya yang dapat mencegah perbuatan tercela," ujar dia. 

(Baca juga: MA tak Toleransi Aparatur Peradilan Culas)


 


(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG SELEKSI HAKIM AGUNG
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-07-2018