KAI Madiun Perketat Pemeriksaan Penumpang di Stasiun

Muhammad Al Hasan - 17 Mei 2018 06:42 wib
Sejumlah anggota polisi patroli motor (patmor) Sat Sabhara Polrestabes Surabaya memeriksa identitas para calon penumpang kereta api jurusan Surabaya-Jakarta di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (18/4). (Foto: Antara/Moch Asim)
Sejumlah anggota polisi patroli motor (patmor) Sat Sabhara Polrestabes Surabaya memeriksa identitas para calon penumpang kereta api jurusan Surabaya-Jakarta di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (18/4). (Foto: Antara/Moch Asim)

Madiun: Guna mengantisipasi terorisme yang kini marak terjadi, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memperketat pemeriksaan penumpang. Pemeriksaan dilakukan ketika penumpang masuk ke sejumlah stasiun wilayah setempat.

"Upaya pemeriksaan dan pengetatan calon penumpang tersebut sebagai upaya antisipasi pascateror bom yang terjadi di beberapa tempat di Surabaya dan Tanah Air," ujar Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Supriyanto sebagaimana dilansir Antara, Rabu, 16 Mei 2018.

Pengetatan, pengawasan, dan pemeriksaan penumpang dilakukan dengan menggunakan alat pendeteksi logam atau metal detector. Seluruh calon penumpang diperiksa pada saat boarding atau hendak memasuki peron.

Selain menggunakan metal detector, pengetatan pemeriksaan juga melibatkan seluruh personel keamanan. Hal tersebut agar langkah antisipasi bisa lebih maksimal, terlebih kereta api merupakan moda transportasi nasional yang sangat penting bagi masyarakat.

"Ini merupakan langkah antisipasi yang dilakukan PT KAI, karena sarana dan prasarana perkeretaapian merupakan objek vital nasional yang penggunaannya banyak diminati masyarakat," tuturnya.

Supriyanto menambahkan, pengetatan pemeriksaan penumpang didasarkan atas instruksi Direktorat Jenderal Perkeretaapian (Ditjenka) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tertanggal 14 Mei 2018 tentang Kewaspadaan Terhadap Ancaman Gangguan Keamanan dan Keselamatan KA. Pihaknya berharap upaya tersebut bisa memberi rasa aman bagi para pengguna jasa kereta api dan lebih mengoptimalkan pengamanan yang ada.

Dalam upaya menjaga keselamatan bersama, para penumpang juga dituntut untuk peka dan waspada terhadap aktivitas mencurigakan yang mungkin terjadi. Jika melihat ada hal-hal yang mencurigakan, hendaknya segera melapor ke petugas.

"Seluruh penumpang kereta api diminta ikut peduli akan keamanan dan keselamatan bersama, dengan meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap hal-hal yang mencurigakan," katanya.


(HUS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TERORISME
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 25-05-2018