Kehadiran LRT Palembang tak Sebatas Menyambut Asian Games

Ilham wibowo - 12 Februari 2018 07:57 wib
Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemetrian Perhubungan Zulfikri/Medcom.id/Ilham Wibowo
Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemetrian Perhubungan Zulfikri/Medcom.id/Ilham Wibowo

Jakarta: Proyek kereta ringan atau Light Rapid Transit (LRT) di Palembang dihadirkan tak sebatas menyambut event Asian Games 2018. Konektivitas transportasi perkotaan ini pun tak lama lagi bakal rampung.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemetrian Perhubungan Zulfikri mengatakan progres proyek jalur sepanjang 23 kilometer itu hanya tinggal merampungkan fasilitas stasiun. Target uji coba Maret mendatang tetap bakal terlaksana.

"Trasportasi perkotaan menjadi fokus untuk lebih banyak pada angkutan massal, kereta api ini unggul dari angkutan yang sifatnya masif," ujar Zulfikri di Palembang, Minggu, 11 Februari 2018.

Wilayah Palembang menjadi satu di antara empat kota dengan kepadatan penduduk terbesar di pulau Sumatera. Menurut Zulfikar, kehadiran LRT penting menunjang perkembangan mobilisasi masyarakat.

"Kita harapkan LRT Palembang ini bisa digunakan untuk kegiatan nasional. Kita bicara bukan saat ini, tapi untuk investasi seratus tahun ke depan," beber dia.

Kehadiran LRT Palembang yang memiliki 14 stasiun ini juga menjadi solusi di tengah tingkat kemacetan lalu lintas yang tinggi di kota besar. Selain kenyamanan, LRT Palembang juga dapat memberikan jaminan ketepatan waktu.  

"Kecepatan rata-rata lalu lintas di Palembang 22 km/jam. Nah dengan LRT ini kecepatan bisa 40 km/jam. Ini efesiensi waktu, kalau sebelumnya dari bandara ke kota dua jam, bisa lebih, sekarang kita bisa persingkat menjadi 30 menit," beber dia.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana melakukan uji coba commisioning LRT Palembang selama dua bulan hingga Mei 2018. Perkembangan pembangunan fisik saat ini sudah mencapai 86 persen. Pengoperasian LRT Palembang diharapkan rampung sepenuhnya untuk menunjang pergelaran Asian Games pada Agustus 2018.

Proyek LRT Palembang yang dimulai pada 2015 dengan biaya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ini meliputi pekerjaan konstruksi dan supervisi. LRT Palembang dilengkapi 13 stasiun, satu depo, dan sembilan gardu listrik, yang nantinya dapat dioperasikan untuk 14 rangkaian kereta. Masing-masing rangkaian terdiri atas tiga gerbong dengan kapasitas 180-250 penumpang per kereta.

LRT Palembang memiliki panjang jalur 23 kilometer dengan lebar jalur rel 1.067 milimeter serta menggunakan third rail electricity 750 VDC. Proyek infrastruktur ini bakal menghubungkan Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin menuju kawasan Sport City Jakabaring. Lokasi yang akan digunakan sebagai arena perhelatan Asian Games 2018 itu juga akan terkoneksi hingga Depo LRT yang berada di Ogan Permai Indah.


(OJE)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG ASIAN GAMES 2018
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 26-02-2018