Organisasi Sayap PDI Perjuangan Beri Kartu Hijau ke Jokowi

Putra Ananda - 14 Februari 2018 11:45 wib
Presiden Jokowi--Antara/Ismar Pazrizki
Presiden Jokowi--Antara/Ismar Pazrizki

Jakarta: Setelah sempat mendapatkan kartu kuning dari Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Zaadit Taqwa beberapa waktu lalu, kini Presiden Jokowi justru 'dihadiahi' kartu hijau. Jokowi diberikan kartu hijau oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Banteng Muda Indonesia (BMI) DKI Jakarta.

Wakil Ketua Bidang Politik, Keamanan dan, Luar Negeri DPD BMI DKI Jakarta, Gilang Dhielafararez, menyatakan aksi memberi kartu hijau kepada Jokowi merupakan simbol dukungan terhadap proses pembangunan yang sedang digalakkan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

"Ini bentuk dukungan kami kepada Pak Jokowi untuk terus melakukan pembangunan di segala bidang," kata Gilang saat menggelar aksi angkat kartu hijau dan sharing story salah satu pengajar di Asmat, Sigit Arifianto, di Kantor DPD BMI DKI Jakarta, Selasa, 13 Februari 2018.

Baca: Insiden 'Kartu Kuning' untuk Jokowi

Menurut dia, proses pembangunan yang cepat dan terarah menunjukkan niat baik Presiden Jokowi untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat secara merata. Karenanya, BMI menegaskan sikap untuk terus mendukung proses tersebut.

"Kami melihat terjadi banyak perubahan signifikan di segala lini. Proses pembangunan infrastruktur di daerah-daerah menunjukan niat baik tersebut," ucapnya.



Meski begitu, lanjut Gilang, dalam proses itu tentunya masih ditemui kekurangan yang perlu diperbaiki bersama-sama. Misalnya, maraknya penyebaran berita Hoaks dan sejumlah kasus intoleran umat beragama. Karananya, BMI DKI meminta pemerintah tegas mengatasi masalah-masalah tersebut.

Di kesempatan yang sama, Ketua DPD BMI DKI Jakarta Dian Eka Yanto mengaku siap bekerja sama dengan pemerintah untuk mewujudkan program pembangunan segala bidang. "Kami siap mengirimkan kader muda BMI untuk ditempatkan di mana saja di Tanah Air," kata dia.


(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PRESIDEN JOKOWI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 19-02-2018