DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Ketum PPP: Poros Ketiga Basa-basi Politik

Arga sumantri - 13 Maret 2018 16:53 wib
Ketua Umum PPP Romahurmuziy - MI/Ramdani.
Ketua Umum PPP Romahurmuziy - MI/Ramdani.

Jakarta: Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy) meyakini tak akan ada poros ketiga di Pilpres 2019. Bagi Romy, wacana poros ketiga hanya basa-basi politik. 

"Poros ketiga itu tak akan ada, itu hanya bagian dari basa basi politik," kata Romy di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 13 Maret 2018.

Hitung-hitungan Romy, poros lain di luar partai pendukung Joko Widodo yang terbentuk berasal dari koalisi PKS dan Gerindra. Selain itu, Romy menilai Demokrat, yang banyak diisukan bakal membentuk poros ketiga, memberikan sinyal dukungan kepada Jokowi dalam rapat pimpinan nasional akhir pekan lalu. 

"Sinyal yang telah terbentuk oleh Partai Demokrat dengan mengundang Pak Jokowi di rapimnas kemarin itu sudah 90 persen, katakanlah mendukung Pak Jokowi," ujar Romy. 

(Baca juga: Poros Ketiga di Pilpres Sulit Terwujud)

Romy menambahkan aktor politik dalam Pilpres 2019 juga masih tak beda jauh dengan Pilpres 2014. Hampir seluruh partai yang berkompetisi di pemilu nanti dipimpin oleh orang-orang yang sama. 

"Parpol itu sudah terbaca dari sikap mereka pada 2014. Hanya pak SBY saja yang sudah menentukan sikap. Kalau yang kemarin itu jadi, hanya akan ada dua poros," ujarnya.

Dia meyakini Pilpres 2019 akan menjadi pertarungan ulang Pilpres 2014 yang mempertemukan Jokowi dan Prabowo. Pertarungan Pilpres 2019, kata dia, justru ada di tatanan penentuan cawapres.

"(Informasi yang) saya terima, Pak Jokowi sudah bersepakat sama-sama maju bersama Pak Prabowo," ujarnya. 





(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 17-12-2018