Pengamat Militer: Marsekal Hadi Tjahjanto Pilihan yang Tepat

- 07 Desember 2017 11:50 wib
Marsekal Hadi Tjahjanto calon Panglima TNI pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo. (Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja)
Marsekal Hadi Tjahjanto calon Panglima TNI pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo. (Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja)

Jakarta: Pengamat Militer Connie Rahakundini Bakrie menilai Presiden Jokowi sebagai panglima tertinggi pasti memiliki pertimbangan matang mengapa memilih Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai satu-satunya calon panglima TNI pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo.

Namun, apapun alasannya dan bagaimanapun latar belakangnya, Connie mengatakan memilih Marsekal Hadi sebagai pengganti Gatot adalah keputusan yang tepat.

"Presiden pasti mengecek latar belakang dan sebagainya. Jadi kalau ada yang bilang bahwa ini karena kedekatan beliau, atau calon 'karbitan' dan sebagainya Saya lihat tidak demikian," katanya, dalam Metro Pagi Primetime, Kamis 7 Desember 2017.

Connie menduga pada awalnya calon Panglima TNI tidak hanya satu, ada beberapa nama lain yang juga muncul. Tetapi karena pertimbangan segala aspek akhirnya nama yang dinilai sesuai untuk menduduki jabatan panglima memang hanya satu pada akhirnya.

Dia menduga pertimbangan itu misalnya jika Presiden memilih Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi maka di tahun berikutnya ketika Indonesia tengah riuh pilkada DPR akan disibukkan dengan uji kepatutan dan kelayakan panglima TNI yang baru.

Hal ini lantaran Laksamana Ade Supandi akan pensiun pada Mei 2018. Sementara jika Presiden memilih Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Mulyono pun akan berakhir demikian sebab mantan Pangkostrad itu pun akan memasuki masa pensiun pada tahun berikutnya yakni Januari 2019.

Selain karena rekam jejak, ketenangan, dan kemampuan Hadi untuk menstabilkan negara pun dinilai mumpuni. Apalagi menghadapi tahun politik 2018-2019 yang dianggap sebagai tahun-tahun sensitif.

"Menurut Saya sudah tepat apa yang diambil oleh Presiden, memberikan satu nama dan Saya juga apresiasi kinerja Komisi I DPR. Mereka punya 20 hari tapi selesai dalam waktu tiga hari barangkali mungkin besok Kita punya panglima baru," jelasnya.




(MEL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PANGLIMA TNI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 13-12-2017