DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.111.547.901 (22 SEP 2018)

Demokrat Belum Bisa Memilih

Arga sumantri - 13 Maret 2018 17:28 wib
Waketum Demokrat Nurhayati kanan Ali Assegaf/MI/Susanto
Waketum Demokrat Nurhayati kanan Ali Assegaf/MI/Susanto

Jakarta: Partai Demokrat belum menentukan sikap politik pada Pilpres 2019. Demokrat belum bisa memilih, bergabung di poros Joko Widodo, Prabowo Subianto, atau membentuk poros sendiri.

"Demokrat belum secara resmi mengumumkan mendukung siapa dan siapa yang akan (diajukan) dari kader. Siapa yang jadi capres dan cawapres, itu belum," tegas Wakil Ketua Umum Demokrat Nurhayati Ali Assegaf di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 13 Maret 2018.

Baca: Demokrat Tepis Tudingan Main Politik 'Tiga Kaki'

Nurhayati mengatakan Demokrat masih berupaya berkonsolidasi dengan kader partai. Demokrat juga masih penjajakan dan berkomunikasi dengan seluruh partai politik.

"Jadi belum final. Jadi kepada siapa saja kemungkinan itu masih mungkin bisa terbuka dan terbuka," ucap eks Ketua Fraksi Demokrat itu.

Demokrat juga masih menimbang hasil survei terkait wacana mendorong Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres. Partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu masih meraba perkembangan elektabilitas AHY.

"Jadi mengenai final belumnya Mas AHY jadi cawapres itu masih di dalam survei. Kami memang bangga ada tokoh AHY, kader Demokrat," ucap Kepala Badan Kerjasama Antar-Parlemen (BKSAP) itu.

Baca: Poros Ketiga di Pilpres Sulit Terwujud

Nurhayati berbeda pendapat soal keberadaan poros ketiga yang disebut nyaris mustahil. Ia menyebut SBY selalu mengingatkan beragam kemungkinan masih mungkin terjadi dalam politik.

"Bagi SBY, bagi kami, everything is possible dengan ridha Allah, dukungan masyarakat, semua masih memungkinkan. Dengan arti kata satu poros, dua poros, dan tiga poros," ucap dia.


(OJE)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILPRES 2019
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 24-09-2018