Tiga Syarat Menjadi Pemimpin versi Megawati

Yogi Bayu Aji - 12 Agustus 2017 14:50 wib
Presiden Joko Widodo (keempat kanan) bersama Ketua Dewan Pengarah UKP-PIP Megawati Soekarnoputri (kedua kiri) di Istana Bogor, Sabtu 12 Agustus 2017. Foto: Antara/Rosa Panggabean/pd/17.
Presiden Joko Widodo (keempat kanan) bersama Ketua Dewan Pengarah UKP-PIP Megawati Soekarnoputri (kedua kiri) di Istana Bogor, Sabtu 12 Agustus 2017. Foto: Antara/Rosa Panggabean/pd/17.

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri memiliki tiga syarat bagi seseorang yang mau menjadi pemimpin. Dia membeberkan syarat itu kepada mahasiswa di dalam peluncuran program penguatan pendidikan Pancasila.

"(Menjadi) pemimpin itu ada tiga syarat. Musti punya daya tarik dong. Kalau sudah cantik, sudah keren, jadi kan mejeng. Saya jelek atau cantik. Saya ganteng atau tidak. Kalau jelek, kemudian dia tidak percaya diri," kata Megawati di Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu 12 Agustus 2017.

Menurut dia, pemimpin harus memperhatikan penampilannya. Dia mencontohkan, bagi pemuda, rambut tak boleh panjang dan mengenakan celana sobek. "Ya, mbok kalau ganteng ya sisiran rambutnya bagus gitu," ucap dia.

Mahasiswa, kata dia, harus membiasakan diri menatap mata lawan bicara ketika berdiskusi. Mata menjadi daya pikat dan dari sana isi hati orang bisa terlihat. "Ayah saya (Presiden pertama Soekarno) selalu bilang, kalau kamu lihat orang, tatap matanya."

Syarat kedua, seorang pemimpin harus bisa memberikan keyakinan kepada orang lain. Kemampuan bertutur kata yang baik pun dibutuhkan.

"Syarat ketiga, harus bisa menanamkan kemauan kepada orang lain, kepada rakyat untuk memiliki kekuatan untuk bekerja memperjuangkan cita-cita mimpi tersebut. Karenanya, pemimpin harus memiliki karakter dan kemampuan untuk mengorganisasi orang atau rakyat," kata dia.




(UWA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG MEGAWATI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 24-10-2017