DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.858.196.761 (18 AGUSTUS 2018)

Jokowi-Ma'ruf Dinilai Sulit Menggaet Milenial

- 10 Agustus 2018 16:48 wib
Bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo (kanan) dan Ma'ruf Amin (kiri) tiba di lokasi pendaftaran calon presiden dan wakil presiden di Kantor KPU, Jakarta. (Foto: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)
Bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo (kanan) dan Ma'ruf Amin (kiri) tiba di lokasi pendaftaran calon presiden dan wakil presiden di Kantor KPU, Jakarta. (Foto: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)

JJakarta: Direktur Eksekutif Charta Politica Yunarto Wijaya menilai akan sulit bagi Joko Widodo dan Ma'ruf Amin untuk menggaet suara milenial. Menurut Yunarti porsi milenial cukup besar bahkan untuk pemilih berusia 40 tahun saja, jumlahnya lebih dari 50 persen.

"Suka atau tidak ketika Jokowi memilih Mahfud MD atau Ma'ruf sulit menggaet milenial karena generasinya sangat berbeda. Beda dengan Sandiaga Uno yang memiliki posisi kuat mengklaim dirinya bagian dari milenial," ujarnya dalam Metro Siang, Jumat, 10 Agustus 2018.

Bukan hanya sulit meraup suara milenial, Yunarto menilai beban Jokowi dalam Pilpres 2019 juga lebih tinggi ketimbang saat maju pada Pilpres 2014. Betapa tidak Jokowi adalah petahana yang kinerjanya selama lima tahun akan dipertaruhkan.

"Dia petahana yang tidak sekadar memakai sneaker atau baju anak muda tapi bagaimana kebijakan yang akan dibuat cocok dengan kaum muda. Ini yang mungkin sulit disuarakan Ma'ruf Amin," kata dia.

Meski begitu Yunarto menyebut pilihan partai koalisi petahana dan Jokowi kepada Ma'ruf Amin realistis. Dikenal sebagai tokoh agama dan ulama, nyatanya latar belakang Ma'ruf bukan hanya yang berkaitan soal umat.

Secara rekam jejak, Ma'ruf memiliki pengalaman organisasi luar biasa bahkan menguasai bidang administrasi. Bekal inilah yang diharapkan tidak membuat ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu tidak gagap birokrasi.

"Yang perlu ditunjukkan juga pemahaman beliau dalam konsep ekonomi syariah juga luar biasa. Bukan tidak mungkin di debat kandidat saat masuk wilayah ekonomi beliau khatam tidak kalah dengan Sandi sebagai pelaku bisnis," jelas dia.




(MEL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILPRES 2019
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 18-08-2018