Hasil Survei tak Boleh Buat Pemerintah Puas Diri

K. Yudha Wirakusuma - 13 September 2017 09:52 wib
Wasekjen Partai Hanura--Antara-Widodo S.Jusuf
Wasekjen Partai Hanura--Antara-Widodo S.Jusuf

Metrotvnews.com, Jakarta: Berdasarkan hasil survei CSIS Centre for Strategic and International Studies (CSIS) kepuasan publik kepada pemerintah meningkat. Hasil survei tersebut tidak boleh membuat pemerintah berpuas diri.

"Malah harus makin memperbaiki dan meningkatkan prestasi. Kalau kinerja makin baik, Pemerintah makin berprestasi di mata rakyat, maka tahun 2019 tidak perlu ada yang dikhawatirkan," kata Wasekjen Partai Hanura Tri Dianto dalam pesan singkatnya, Rabu 13 September 2017.

Baca: Survei CSIS: Publik Puas dengan Kinerja Pemerintahan Jokowi-Kalla

Sebanyak 68,3 persen responden puas publik terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Angka kepuasan publik diketahui meningkat dibanding tahun lalu.

"Ini adalah tanda-tanda yang baik. Hal ini harus menambah semangat Pak Jokowi dan jajarannya untuk makin keras bekerja memajukan Indonesia dan memakmurkan rakyatnya," ucapnya.

Menurutnya serangan politik yang kerap ditujukan kepada Presiden Jokowi adalah hal yang biasa. Publik saat ini sudah bisa menilai siapa pihak yang bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan. "Rakyat pasti tahu siapa yang bekerja dan siapa yang hanya bicara saja," tukasnya.

Sebelumnya, peneliti CSIS Arya Fernandes mengatakan, pendapat publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-Kalla meningkat signifikan dibanding dua tahun sebelumnya. Pada 2014 angka kepuasan sekitar 50,6 persen, sedangkan 2016 sekitar 66,5 persen.

Arya menjelaskan, ada tiga bidang utama yang menjadi sorotan CSIS. Diantaranya ekonomi, hukum, dan maritim. Kenaikan tingkat kepuasan dari tiga bidang ini bervariasi.

Pada bidang ekonomi, kenaikan cukup signifikan dibanding tahun lalu. Tercatat, masyarakat yang puas terhadap kinerja di bidang ekonomi sekitar 56,9 persen, dibanding tahun sebelumnya 46,8 persen.

Sedangkan kepuasaan di bidang hukum terbilang stagnan. Angka kepuasan publik sekitar 64 persen dibanding tahun lalu sekitar 62,1 persen.

Survei dilakukan pada 23 hingga 30 Agustus 2017 dengan menggunakan teknik sampel dengan responden 1000 orang yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi.


(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILPRES 2019
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 24-09-2017