PKS: Reshuffle Kabinet Merugikan Jokowi

M Rodhi Aulia - 07 Oktober 2017 02:30 wib
Politikus PKS Djamil. Foto: MI/M. Irfan
Politikus PKS Djamil. Foto: MI/M. Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Perombakan kabinet atau reshuffle dinilai dapat merugikan Joko Widodo bila kembali maju dalam pilpres 2019. Terlebih, menteri yang dicopot berasal dari kalangan menteri.

"Saya katakan kalau dia reshuffle, itu merugikan dia. Apalagi kemudian ada partai yang menterinya diganti. Itu akan menimbulkan sakit hati, bahkan bisa-bisa partai itu di pilpres bersebrangan dengan Presiden Jokowi," kata politikus PKS Nasir Djamil di sela Diskusi Publik: Evaluasi 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK di Warung Komando, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat 6 Oktober 2017.

Menurut Nasir, perombakan kabinet dalam waktu dekat juga tidak akan menguntungkan Jokowi. Perombakan ini pun, kata Nasir, tidak akan membuat pemerintahan Jokowi lebih baik.

"Justru kalau reshuffle itu akan terkesan bahwa tukar guling, politik dagang sapi sedang dilakukan oleh Presiden untuk mengamankan posisinya di 2019," ucap dia.

Baca: Golkar Dorong Perombakan Kabinet

Partai Golkar sebelumnya mendorong Jokowi untuk segera merombak kabinet kerja. Pasalnya, sejumlah menteri dinilai tidak mampu melaksanakan program yang ditugaskan Jokowi dan lebih cenderung menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

"Kepemimpinan di level kerja atau pelaksanaan yang harus dibenahi. Dalam waktu dua tahun ini, cukuplah harus reshuffle saja. Tapi siapanya, terserah," kata politikus Golkar Bobby Adhityo Rizaldi.


(AZF)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG RESHUFFLE KABINET
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 11-12-2017