Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp 3.686.055.402 (23 JULI 2018)

Kader ABN Partai NasDem DKI Ditarget Raup 1 Juta Suara

Whisnu Mardiansyah - 15 April 2018 15:03 wib
Penutupan sekolah kader Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem angkatan ke-12. (Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah).
Penutupan sekolah kader Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem angkatan ke-12. (Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah).

Jakarta: Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem resmi menutup sekolah kader angkatan ke-12 hari ini. Ada 500 siswa calon kader asal DKI Jakarta yang menyelesaikan pendidikan hari ini. 

"Maka dengan ini sekolah kader Partai NasDem ABN angkatan 12 gelombang dua dari DKI secara resmi ditutup," kata Gubernur ABN Partai NasDem Mayjen Purnawirawan I Gusti Ketut Manila dalam sambutannya di ABN, Jalan Pancoran Timur II, Jakarta Selatan, Minggu, 15 April 2018.

(Baca juga: ABN NasDem Fokuskan Pendidikan Karakter)

Setelah lima hari digembleng, IGK berpesan agar lulusan sekolah kader Partai NasDem mulai bergerak cepat memenangkan Partai NasDem. Khususnya di daerah asal mereka, DKI Jakarta. 

Salah satu tugas khususnya, mengaplikasikan ilmu-ilmu yang telah diajarkan di sekolah kader diterapkan di lapangan. Sehingga, apa yang disampaikan kepada masyarakat mengenai Partai NasDem lebih mudah diterima. 

"Itu semua bisa dilakukan bila kader penuh loyalitas dan kepatuhan serta kerja keras," pesan IGK.

(Baca juga: Partai Lain Diharapkan Menyontoh ABN NasDem)

Para lulusan sekolah kader pun diharapakan segera berkonsolidasi dan memetakan suara di masyakarat. Konsolidasi dilakukan agar orang tertarik dengan Partai NasDem.

"Ilmu yang kalian dapat hanya fondasi. Bagaimana memetakan dan supaya orang senang dengan Partai NasDem," ujarnya.

IGK memberi target kepada lulusan sekolah kader agar memenangkan Partai NasDem di DKI Jakarta. Targetnya, meraup satu juta suara.

"Kalian sanggup satu juara suara," teriak IGK seraya disambut gemuruh para peserta. 




(HUS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PARTAI NASDEM
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 24-07-2018