Sekolah 5 Hari Berdasarkan Hasil Ratas Kabinet Kerja

Yogi Bayu Aji - 19 Juni 2017 19:20 wib
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Foto: MTVN/FIkar
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Foto: MTVN/FIkar

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyebut aturan sekolah lima hari merupakan hasil rapat terbatas (ratas) Kabinet Kerja. Sebagai menteri, dirinya hanya menjalankan keputusan dengan mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017.
 
"Ini hasil putusan ratas. Jadi ratas itu memutuskan, Presiden menyetujui usulan Mendikbud terkait upaya mensinkronkan libur sekolah dengan libur pegawai," kata Muhadjir di Kompleks Istana, Jakarta Pusat, Senin 19 Juni 2017.
 
Ratas pada 3 Februari itu menyimpulkan, dengan sekolah lima hari, masyarakat dapan menggunakan hari Sabtu dan Minggu untuk menikmati kekayaan budaya dan alam Indonesia. "Jadi tidak betul saya bertindak tanpa dasar ratas," kata Muhadjir.
 
Presiden akhirnya mengambil sikap akan menata ulang aturan yang menimbulkan gejolak di masyarakat ini. Permendikbud ini akan diganti peraturan presiden.
 
"(Permendikbud) memang belum dilaksanakan. Sekarang kita sedang menggodok pedomannya, bersama Kemenag, juklaknya (petunjuk pelaksanaan) juga sedang digodok bersama tim sekarang. Nanti kita sinkronkan," ujar Muhadjir.
 


(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENDIDIKAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 24-10-2017