Reformasi Birokrasi DPR Dinilai Berjalan Baik

Anggi Tondi Martaon - 14 April 2018 00:07 wib
 Plt Sekretaris Jenderal DPR RI Damayanti (Foto:Dok.DPR)
Plt Sekretaris Jenderal DPR RI Damayanti (Foto:Dok.DPR)

Jakarta: Kesekretariat Jenderal (Kesekjend) dan Badan Keahlian DPR RI mengklaim bahwa reformasi birokrasi yang dilakukan telah berhasil. Keberhasilan itu tak lepas dari keputusan Kesekjend DPR RI membentuk Tim Reformasi Birokrasi (RB) sejak 2012.

“RB yang diketuai oleh Asep Ahmad Saefulloh ini sudah berjalan dengan baik dan kami memutuskan setiap hari Rabu setiap minggunya mengadakan rapat koordinasi. Ini merupakan salah satu langkah untuk perubahan pemikiran kita. Dengan adanya ini, kita bisa saling mengingatkan, menjaga dan lain sebagainya,” kata Plt Sekretaris Jenderal DPR RI Damayanti, dalam keterangan tertulis, Jumat, 13 April 2018.

Namun, diakui perempuan yang akrab disapa Maya itu, masih terdapat beberapa permasalahan dalam reformasi birokrasi yang diterapkan Kesekjend DPR RI. Secara keseluruhan, upaya yang selama ini dilakukan sudah baik dan dapat meningkatkan tunjangan kinerja pegawai Setjen dan BK DPR RI.

Sementara, Ketua RB Setjen DPR RI Asep Ahmad Saefulloh mengatakan, tim yang sudah berjalan selama 7-8 tahun masih membutuhkan perubahan. Hal itu perlu dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja reformasi birokrasi ke depannya.

Asep menyebutkan, salah satu hal yang masih dibutuhkan dalam reformasi dan birokrasi yaitu tolak ukur untuk melihat tingkat kompetensi pegawai. "Seharusnya kita sudah memilikinya. Sehingga kita punya database untuk memudahkan melakukan promosi dan mutasi pegawai,” kata Asep.

Kemudian, terkait area pelayanan publik. Ia menjelaskan, meskipun Setjen dan BK DPR RI sudah mempunyai pelayanan satu atap, itu baru sebatas seremonial. 

“Ini hasil sinergi dari berbagai unit yang ada di lingkungan Setjen dan BK DPR.  Bagaimana keberhasilan RB yang sudah dilaporkan tadi akan dinilai oleh MenPAN RB pada akhir bulan ini,” ujar Asep.


(ROS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BERITA DPR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 25-04-2018