Said Aqil Diundang ke Rakernas NasDem

M Sholahadhin Azhar - 13 November 2017 17:19 wib
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj (kanan) dan Ketua Bappilu DPP NasDem Effendy Choirie (Gus Choi) (kiri). Foto: MTVN/M. Sholahadhin Azhar.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj (kanan) dan Ketua Bappilu DPP NasDem Effendy Choirie (Gus Choi) (kiri). Foto: MTVN/M. Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj diundang ke rapat kerja nasional (rakernas) Partai NasDem. Undangan disampaikan langsung Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Nasdem Effendy Choirie (Gus Choi) saat bertandang ke Kantor PBNU. 

"Silaturahmi ini kami lakukan selain kunjungan balasan, sekaligus HUT ke-6 Partai NasDem. Persis bulan 11 tahun 2011 (lahir). Sekaligus juga rangkaian rakernas 15-17 November 2017," kata Gus Choi di kantor PBNU, Jakarta, Senin, 13 November 2017.

Menurut dia, NU adalah salah satu sesepuh bangsa. Sebagai partai muda, NasDem merasa perlu ada relasi yang baik dengan NU yang menjadi jangkar Islam di Tanah Air.

Gus Choi juga membeberkan beberapa agenda penting dalam rakernas dalam pertemuan itu. "Pertama, deklarasi mendukung kembali Bapak Jokowi sebagai presiden (di 2019)," kata dia.

Sementara itu, Said Aqil berterima kasih atas kunjungan dari NasDem. Dia menilai, NU dan NasDem mempunyai banyak kesamaan mengenai masalah kebangsaan.

"Cara berpikir kita ini cocok, sama-sama mempertahankan NKRI," kata Said.

Dia mengimbau, masalah negara ini sangat besar sehingga tak bisa hanya dihadapi NasDem saja. Semua pihak diminta bergandengan tangan untuk menjaga dan merawat bangsa.

Said berkaca pada partai politik beberapa dekade lalu yang cenderung selalu bermasalah. Dampak masalah ini sangat mengganggu jalannya pemerintahan.

"Tak hanya krisis moneter tapi krisis kepercayaan. Saling curiga, ini sangat berbahaya. Mudah-mudahan kita tetap satu," kata Said.


(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG NASDEM
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 20-11-2017