Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp 3.686.055.402 (23 JULI 2018)

Bamsoet tak Ngoyo soal Gedung Baru DPR

Whisnu Mardiansyah - 16 April 2018 16:36 wib
Gedung DPR. Foto: Antara.
Gedung DPR. Foto: Antara.

Jakarta: Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan Dewan menyerahkan usulan pembangunan baru DPR RI kepada pemerintah. Di lain sisi, pemerintah masih memoratorium usulan pembangunan gedung lembaga dan institusi. 

"Tentu kebijakan Presiden (Joko Widodo) walaupun anggaran ada. Kita mengacu pada 2018 tidak bisa dieksekusi karena belum ada kebijakan yang mencabut," kata Bamsoet, sapaan Bambang, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin 16 April 2018.

Meski demikian, anggaran untuk pembangunan tahap kedua gedung DPR RI tetap diajukan. Namun, DPR akan mengikuti apa pun keputusan pemerintah nanti. 

"Di mana-mana anggaran diajukan enggak dipakai masuk lagi ke negara. Kan simpel saja," ujar Bamsoet.

DPR, kata dia, enggan melobi-lobi pemerintah agar mencabut moratorium. Pemerintah diyakini memiliki prioritas seperti halnya dengan DPR. 

"Mungkin ada beberapa (pertimbangan) Presiden yang belum memberikan persetujuan atau  mencabut moratorium itu. Bagi kami, DPR mendukung langkah langkah pemerintah," ujar Bamsoet.

Dia pun meminta semua pihak tak berpolemik soal pembangunan gedung. Pasalnya, anggaran pembangunan gedung baru bersifat ajuan. 

"Bisa disetujui atau bisa tidak dalam pembahasan anggaran," ujar dia. 

Dalam sidang paripurna sepekan lalu, Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing menyebut Parlemen mengajukan anggaran Rp7,7 triliun pada 2019. Salah satu alokasi dana terbesar untuk alokasi pembangunan gedung. 

Itu dilakukan meski pembangunan tahap pertama di 2018 belum dilakukan dan anggarannya pun belum cair. Pembangunan tahap kedua disebut tetap harus dianggarkan.

Namun, Anton enggan membeberkan berapa besaran anggaran yang diajukan untuk pembangunan gedung dan alun-alun DPR. Ia mengatakan bakal menyampaikan hal itu setelah memperoleh pagu indikatif.

"Nanti sesudah pagu indikatif (keluar) baru kita urai. Masa iya permohonan saya urai, kan enggak mungkin," kata dia.

Baca: Bamsoet Dorong Realisasi Gedung Baru DPR

Berikut usulan penambahan anggaran DPR RI pada 2019 : 

1. Satker Dewan sebesar Rp4.864.569.519.000. Terdiri dari 2 program, yaitu:
a. Program pelaksanaan fungsi DPR sebesar Rp926.701.869.000.
b. Program penguatan kelembagaan DPR Rp3.937.867.650.000.

2. Satker Setjen sebesar Rp2.856.606.342.000. Terdiri dari 2 program, yaitu:
a. Program dukungan manajemen pelaksanaan tugas teknis lainnya Sekretariat Jenderal DPR RI sebesar Rp2.788.220.591.000.
b. Program dukungan keahlian fungsi Dewan sebesar Rp68.385.751.000.




(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG GEDUNG BARU DPR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 24-07-2018