DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 47.877.961.729 (23 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

PPP: Hanya Pasangan Jokowi-Romy yang Jadi Idaman

Yogi Bayu Aji - 13 April 2018 16:57 wib
Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama - Medcom.id/Yogi Bayu Aji.
Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama - Medcom.id/Yogi Bayu Aji.

Semarang: Partai Persatuan Pembangunan mengelu-elukan Ketua Umum Romahurmuziy untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) bagi Joko Widodo pada Pilpres 2019 di Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama. Munas ini salah satunya membahas soal syarat menjadi pemimpin nasional.

Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Mustaqim yang juga Ketua Panitia Munas Ulama ke-2 sempat menyinggung agar Romy, sapaan Romahurmuziy, maju mendampingi Jokowi. Itu disampaikannya melalui sebuah puisi.

"Mega pelangi tertutup awan, sang bidadari turun dari kayangan. Banyak capres dan cawapres yang dideklarasikan, hanya pasangan Jokowi Romy yang jadi idaman," kata Achmad di Hotel Patrajasa, Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 13 April 2018.

Menanggapi itu, Romy menyebut 'Partai Kakbah' tak akan memaksakan diri mengusulkan cawapres. Pasalnya, dia sadar Jokowi telah didukung lima partai sehingga usulan cawapres juga harus diterima semua anggota koalisi. 

"Kalau kita mau, yang lain enggak mau, mau apa? Kalau Pak Jokowi enggak mau, mau apa? Kalau Pak Jokowi bilang, 'Ya sudah cari cawapres lain saja'. Kita enggak mau gegeh wongso (sombong)," jelas dia. 

(Baca juga: Romi Tak Pede Digaet Jokowi Jadi Cawapres)

Munas Alim Ulama berlangsung di Hotel Patrajasa mulai hari ini hingga Sabtu, 14 April 2018. Acara itu dipimpin Ketua Majelis Syariat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP KH Maimun Zubair dan Pelaksana Harian KH Syukron Makmun.

Para peserta adalah pimpinan Majelis Syariat DPP, pimpinan Majelis Syariat dewan pimpinan daerah (DPW), serta utusan pondok pesantren dan lembaga pendidikan Islam dari seluruh Indonesia. Acara itu diikuti 160 ulama.

Para ulama, salah satunya, akan dimintai pandangannya soal sosok cawapres bagi  Jokowi di Pilpres 2019. "PPP akan mendengarkan masukan dari para ulama yang akan dijadikan pertimbangan untuk disampaikan kepada Jokowi," kata Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi, Kamis, 12 April 2018.


 


(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILPRES 2019
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 23-10-2018