Demokrat Belum Pikirkan Pilpres 2019

M Rodhi Aulia - 14 September 2017 10:02 wib
Politikus Partai Demokrat Roy Suryo. Foto: Antara/Reno Esnir
Politikus Partai Demokrat Roy Suryo. Foto: Antara/Reno Esnir

Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Demokrat belum memikirkan Pilpres 2019. Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu tidak akan dipengaruhi hasil survei sejumlah lembaga yang mengunggulkan sosok tertentu.
 
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Roy Suryo, mengatakan, pihaknya belum membahas nama yang akan diusung pada Pilpres 2019. Namun pihaknya komitmen mempersiapkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai the future leader.
 
"Sementara Partai Demokrat masih tetap konsisten dalam menyebut nama the future leader kita, mas AHY," kata Roy kepada Metrotvnews.com, Kamis 14 September 2017.

Baca: CSIS: Elektabilitas Golkar Melorot

Menanggapi hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang menyebut elektabilitas AHY hanya 2,8 persen, dan menempatkan Presiden Joko Widodo sebagai calon presiden paling potensial dengan elektabilitas di atas 50 persen, Roy Suryo hanya tertawa.
 
"Hehehe. Saya senyum saja mendengar hasil survei CSIS tersebut. Masyarakat sudah dewasa dengan survei seperti itu," kata Roy.
 
Roy tidak menjelaskan secara detail maksud dari pernyataan terbiasa tersebut. Bagi Roy, pernyataannya sudah sangat jelas dan tidak perlu ada penjelasan lebih lanjut.

Baca: Survei CSIS: Elektabilitas Jokowi Melenting

"Saya (kebetulan) berlatarbelakang akademik juga. Jadi tahu lah bahwa survei itu sangat tergantung dari banyak parameter: populasi, sifat pertanyaan, tipe responden, cara skoring, dan sebagainya," ujar Roy.
 
Hasil survei CSIS menyebut elektabilitas Presiden Jokowi terus meroket. Tahun ini elektabilitas Jokowi mencapai 50,9 persen dari sebelumnya pada 2016, 41,9 persen.
 
Elektabilitas Prabowo Subianto cenderung stagnan, 24,3 persen pada 2016 dan 25,8 persen pada 2017.




(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PARTAI DEMOKRAT
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 22-09-2017