Kampus Berperan Penting dalam Perkembangan HTI

Lis Pratiwi - 19 Mei 2017 19:59 wib
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergolakan politik di Indonesia tahun 1980-an membuat gerakan politik mahasiswa tidak mendapatkan ruang aktualisasi di ranah publik, maka kampus memiliki dinamika gerakan yang berbeda dan dinilai sebagai awal mula berkembangnya Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
 
Kajian-kajian keilmuan dan keislaman cukup pesat berkembang di kampus, tapi kajian-kajian itu kemudian memunculkan aliran-aliran baru yang sebelumnya tidak ada di negeri ini.
 
"Seperti kita lihat dalam sejarah Indonesia kontemporer, hal itu memunculkan banyak aliran baru," kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti  dalam Serial Halaqah Kebangsaan Nadhlatul Ulama-Muhammadiyah di Jakarta Pusat, Jumat 19 Mei 2017.
 
Mu’ti menjelaskan, lembaga dakwah kampus berkembang luar biasa pada tahun 1980 sampai 1990. Lembaga dakwah menjadi sebuah wadah penyebaran yang berkembang subur. Saat itu kajian keagamaan dianggap satu-satunya kegiatan yang tidak dicurigai oleh rezim yang berkuasa.
 
Pada waktu yang berdekatan, kisah sukses revolusi Iran 1979 ketika Khomeini (Ayatollah Ruhollah Khomeini), menginspirasi bahwa Islam itu bisa menjadi alternatif negara. Khomeini, seorang guru mengaji biasa, berhasil mengalahkan Shah Mohammed Reza Pahlavi yang didukung kekuatan barat.
 
Menurut Mu’ti,  hal ini ditambah dengan tulisan-tulisan Ali Syari’ati atau Murtadha Muthathhari, intelektual yang gigih melawan rezim otoriter. Tulisan itu menjadi bacaan yang penting bagi para mahasiswa di perguruan tinggi.
 
"Itu juga diikuti dengan masuknya literatur-literatur tentang Hizbut Tahrir dan literatur lainnya," katanya.
Menurut Mu’ti, konflik yang terjadi di Indonesia menjadikan kemakmuran hanya dapat dinikmati sebagian kecil masyarakat. Fakta Indonesia tertinggal dari negara lain ini menjadi realitas empiris yang memunculkan gerakan-gerakan yang menawarkan kejayaan Islam masa lalu dengan mudah mendapatkan tempat di kalangan masyarakat.
 
 


(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PEMBUBARAN HTI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 22-11-2017