Pemerintah Bakal Bangun 60 Jembatan Gantung di 2017

Lis Pratiwi - 18 Juni 2017 06:09 wib
Presiden Joko Widodo usai memantau Jembatan Gantung Temanggung. Foto:Biro Pers Setpres/Rusman
Presiden Joko Widodo usai memantau Jembatan Gantung Temanggung. Foto:Biro Pers Setpres/Rusman

Metrotvnews.com, Temanggung: Sejak tahun 2015, pemerintah telah mulai membangun 10 jembatan gantung di Banten dan 4 jembatan gantung di Magelang. Sementara tahun 2017, pemerintah berencana membangun 60 jembatan gantung di seluruh Indonesia.

“Tahun ini diperkirakan kita bisa bangun 60-an, karena penting sekali,” ucap Presiden Joko Widodo usai meresmikan Jembatan Gantung Kali Galeh di Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu 17 Juni 2017.

Hal ini disebabkan kondisi topografi Indonesia yang mendorong pemerintah harus membangun lebih banyak jembatan gantung. “Medan topografi negara kita memang seperti ini, ada sungai, ada bukit,” tambah presiden.

Presiden mengatakan permintaan masyarakat akan keberadaan jembatan gantung tersebut pun sangat banyak. Ia juga telah memerintahkan jajaran terkait untuk mengutamakan pembangunan jembatan serupa.

 “Saya tadi sudah sampaikan ke Menteri PU (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) agar jembatan-jembatan seperti ini diberikan prioritas,” jelasnya.

Presiden menambahkan wilayah yang paling banyak membutuhkan jembatan gantung adalah Papua dan Sulawesi. Jembatan seperti Jembatan Gantung Kali Galeh yang diresmikan presiden menelan biaya sekira Rp3 miliar hingga Rp6 miliar.

Menurut presiden, kendati kecil jembatan gantung ini dapat dilalui oleh orang, sepeda, dan juga sepeda motor. Namun, tidak dapat dilalui oleh mobil.

“Sepeda motor penting untuk bawa tembakau di belakangnya, bawa sawit, kol dan lombok,” ujar presiden.


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PRESIDEN JOKOWI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 17-08-2017