Menag: Masalah Palestina tak Semata soal Umat Islam

Achmad Zulfikar Fazli - 07 Desember 2017 14:27 wib
Menag Lukman Hakim Saifuddin/ANT/Yudhi Mahatma
Menag Lukman Hakim Saifuddin/ANT/Yudhi Mahatma

Bogor: Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan dukungan Indonesia kepada Palestina bukan semata-mata faktor agama. Hal itu bahkan ada dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 tentang jaminan hak kemerdekaan setiap orang dan negara.

"Masalah Palestina itu tidak semata-mata masalah umat Islam, tetapi ini hakikatnya sudah menjadi amanat pembukaan UUD kita, setiap orang harus dijamin hak kemerdekaannya," tegas Lukman di Kompleks Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis 7 Desember 2017.

Presiden Joko Widodo, terang Lukman, konsisten mendukung kemerdekaan rakyat Palestina dalam setiap forum internasional. Itu pula yang menjamin Indonesia konsisten di belakang rakyat Palestina agar mendapatkan kemerdekaan.

Mantan Wakil Ketua MPR itu memandang keputusan Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel mengingkari proses perdamaian antara Palestina-Israel.

"Ini tidak hanya problem umat Islam, tapi problem kemanusiaan. Ini problem upaya orang mendapatkan hak kemerdekaan. Jadi, ini menjadi problem kita semua," tegas dia.

Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan berencana memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. Proses itu segera dimulai.

"Hari ini akhirnya kami menyadari hal yang nyata. Bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel. Ini tidak lebih dari sekadar pengakuan akan kenyataan dan tepat dilakukan," kata Trump di Gedung Putih.

Keputusan Trump berbanding terbalik dengan kebijakan luar negeri AS. 'Negeri Paman Sam' sempat menolak pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel sebelum konflik Israel-Palestina dapat diselesaikan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengapresiasi penuh keputusan Trump. Dia bahkan mengajak negara-negara lain mengikuti jejak AS.

Sementara itu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam keras pengakuan Trump. Menurut Abbas, langkah itu melanggar seluruh aturan internasional.

Abbas menegaskan Yerusalem adalah ibu kota abadi Palestina. Rakyat Palestina, kata dia, tetap berjuang mempertahankan Yerusalem serta kemerdekaan Palestina.


(OJE)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PALESTINA ISRAEL
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 13-12-2017