Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp 3.686.055.402 (23 JULI 2018)

Figur Ideal Pelengkap Prabowo

- 13 April 2018 10:08 wib
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) menyalami kader dan simpatisan pada acara
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) menyalami kader dan simpatisan pada acara "Prabowo Menyapa Warga Jawa Barat" di Depok, Jawa Barat. (Foto: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)

Jakarta: Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan kembali meramaikan kontestasi pemilu presiden dan wakil presiden 2019. Kali ini, Prabowo juga akan menghadapi lawan yang sama seperti pada pilpres 2014; Joko Widodo.

Meskipun belum mendeklarasikan diri sebagai capres 2019, Prabowo Subianto dinilai perlu segera mencari pendamping yang cocok untuk menaikkan elektabilitasnya.

Pengamat Politik Djayadi Hanan menilai figur ideal pelengkap Prabowo bisa dicari dengan melihat kekurangan-kekurangan pemerintah saat ini untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat akan mandat sebagai pemimpin negara.

"Karena ada petahana dan Prabowo adalah penantang, figur cawapres menjadi penting. Bukan hanya membantu Prabowo mempertahankan 47 persen suara pada 2014 lalu tapi juga untuk mencuri suara dari Jokowi," kata Djayadi, dalam Prime Talk, Kamis, 13 April 2018.

Menurut Djayadi, saat ini kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi di berbagai lembaga survei sekitar 60-70 persen. Artinya masih ada 30-40 persen yang tidak puas dan bisa menjadi pasar bagi kritik terhadap pemerintahan.

Celah tersebut bisa dimanfaatkan oleh Prabowo untuk mengumpulkan dukungan dari oposisi. Apalagi jika melihat hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting menyebut dukungan solid kepada Jokowi sekarang sekitar 40 persen berarti paling tidak Jokowi harus menambah 10-11 persen lagi untuk mengamankan diri.

"Sisa dukungan itu bisa menjadi peluang penantang untuk mencari figur yang bisa mencuri dan memeroleh suara yang tadinya mendukung atau masih ragu-ragu mendukung Jokowi untuk beralih," katanya.

Sayangnya, Djayadi melihat hingga saat ini figur pelengkap Prabowo belum tampak. Namun hal itu masih bisa diatasi sebab ada waktu 2-3 bulan ke depan sampai dengan tahap pendaftaran untuk mempelajari dinamika yang terjadi termasuk apakah pemerintahan berubah.

"Untuk figur yang sekarang sudah muncul bisa bersosialisasi lebih masif sehingga bisa dilihat di ujung yang mana yang cocok dijadikan wakil presiden dalam konteks Prabowo begitu juga Jokowi," jelas dia.





(MEL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PRABOWO SUBIANTO
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 24-07-2018