DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 46.708.723.881 (21 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Hidayat Nur Wahid Yakin Pemilih Indonesia Lebih Dewasa

Lukman Diah Sari - 10 Agustus 2018 20:56 wib
Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan (kanan) berjabat tangan dengan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (kiri). ANT/M Adimaja.
Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan (kanan) berjabat tangan dengan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (kiri). ANT/M Adimaja.

Jakarta: Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid optimistis pemilih Indonesia telah dewasa. Ia yakin pemilih bisa membedakan kualitas pasangan calon yang bertarung di Pilpres 2019.

"Lewat kecerdasan mereka bisa membandingkan satu calon dengan calon yang lain secara objektif," kata Hidayat di KPU, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Agustus 2018.

Pemilih diharapkan tak hanya melihat partai politik yang mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden. Ia juga meminta pemilih tak hanya melihat figur pasangan calon yang bertarung.

"Tapi kinerjanya selama ini bagaimana," kata Hidayat.

Hidayat optimistis Pemilu Serentak 2019 berjalan lancar dan aman. Karena, aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, KPU, dan Bawaslu, terus berusaha menjaga netralitas. Hal ini akan membuat demokrasi Indonesia semakin berkualitas.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) mengusung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai calon presiden dan wakil presiden. Kekuatan koalisi bertambah dengan bergabungnya Partai Demokrat.

Hidayat tak bicara banyak terkait tambahan dukungan dari partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu. Ia menyerahkan sepenuhnya keputusan dukungan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Saya kira melanjutkan kesepakatan sebelumnya. Mari kita lihat," tandas mantan Ketua MPR itu.


(DRI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILPRES 2019
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 23-10-2018