DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.052.810.215 (14 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

KPU Diminta Selesaikan Masalah DPTb

Faisal Abdalla - 12 Juli 2018 20:30 wib
Bawaslu meminta KPU menyelesaikan masalah DPTb. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla.
Bawaslu meminta KPU menyelesaikan masalah DPTb. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla.

Jakarta: Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menemukan sebanyak 2 juta pemilih Pilkada 2018 masuk dalam daftar pemilih tambahan (DPTb). Bawaslu meminta KPU segera mengidentifikasi DPTb agar masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). 

"Total pemilih dalan DPTb sebesar 2.472.684 pemilih," kata Komisioner Bawaslu, M Afifuddin, saat menyampaikan hasil evaluasi pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di Gedung Bawaslu, Jakarta, Kamis, 12 Juli 2018. 

Bawaslu merinci, pada pilgub di 17 provinsi ditemukan DPTb sebanyak 2.023.556 atau sekitar 1,4 persen dari total pemilih. Sementara pada 49 pilkada kabupaten/kota terdapat DPTb sebanyak 449.128 pemilih. 

"Artinya, besar. Lebih dari satu persen. Hampir 1,5 persen atau 2 persen dari jumlah pemilih," imbuh Afif. 

Afif menyebut pemilih dalam DPTb hampir dipastikan belum terdaftar dalam DPS. Maka itu, Bawaslu mendorong KPU mengidentifikasi pemilih DPTb agar 2 juta pemilih tersebut tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019. 

"Kemarin, begitu DPT pilkada ini disahkan, 2 juta orang ini belum masuk DPT pilkada. Jadi kami berharap DPT pileg dan pilpres mereka masuk dalam DPT sehingga tidak kehilangan hak pilihnya," tukas Afif. 

KPU, lanjut Afif, akan melakukan tahapan perbaikan DPS pada 21 Juli 2018. Penetapan DPS hasil perbaikan (DPShp) akan dilakukan KPU pada 22 Juli 2018, sementara perbaikan DPDhp dilakukan hingga 12 Agustus 2018. 

"Sepanjang tahapan itu adalah masa bagi KPU untuk melakukan pencermatan terhadap DPTb pemilihan dan menjadikannya bahan utama untuk perbaikan DPS dan DPShp pemilu," tandas Afif. 

Baca juga: KPU Tetapkan 185,63 Juta Pemilih dalam DPS Pemilu 2019

Di tempat terpisah, KPU telah menetapkan jumlah DPS untuk Pemilu 2019 sebanyak 185.639.674 pemilih. Jumlah DPS tersebut tersebar di 34 provinsi, 514 kabupaten, 7.201 kecamatan, dan 83.370 kelurahan/desa. Terdapat 92.843.299 pemilih laki-laki dan 92.796.375 pemilih perempuan. 

Jumlah ini mengalami perubahan dari DPS nasional sebelumnya yang mencapai 185.098.281 pemilih. Perubahan ini terjadi lantaran empat kabupaten/kota di Papua telah menetapkan DPS. 

"Kemarin yang kita tetapkan belum 514 kabupaten/kota. Masih kurang 4 kabupaten/kota di provinsi Papua yang belum menetapkan DPS. Namun karena sudah selesai, kami harus melakukan perubahan ulang," ungkap Komisioner KPU, Viryan.

Setelah penetapan DPS Pemilu 2019, lanjut Viryan, KPU bakal melakukan tahapan perbaikan penyusunan DPShp. Setelah itu KPU akan melakukan tahapan penetapan DPT untuk Pemilu 2019. "Penetapan DPT dilakukan pada bulan Agustus," pungkasnya. 


(HUS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PEMILU SERENTAK 2019
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 20-11-2018