DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 13.813.894.338 (20 AGUSTUS 2018)

Pimpinan DPR Minta Masyarakat tak Phobia Cadar

Deny Irwanto - 17 Mei 2018 07:52 wib
Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani--MI/Susanto
Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani--MI/Susanto

Jakarta: Pasca-serangan teror yang dilakukan teroris beberapa waktu lalu, masyarakat pun meningkatkan kewaspadaan. Namun diharapkan, masyarakat diminta tak phobia. 

"Jangan main tuduh, orang yang bersarung, orang yang berpeci dicurigai, orang yang berkopiah dicurigai. Ibu-ibu yang pakai cadar, tidak," kata Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani di lobi Nusantara III Kompleks Parlemen, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

Masyarakat juga harus mempunyai alasan pasti untuk mencurigai seseorang. Menurutnya, penampilan seseorang tidak bisa dijadikan alasan untuk masyarakat menaruh rasa curiga.

"Sekali lagi negara memiliki alat yang canggih, deteksi dini sudah ada. Mestinya kecurigaan itu kepada orang-orang yang disasar dengan tepat. Mestinya seperti itu. Sehingga tidak menimbulkan masifisme ketakutan terhadap orang-orang itu," jelas Muzani.

Baca: Penyerang di Mapolda Riau Diindikasi terkait Jaringan Teroris Surabaya

Setelah beraksi di Mako Brimob, Depok dan Surabaya. Pada 16 Mei 2018, teroris kembali beraksi di Mapolda Riau. 

Polda Riau berhasil mengidentifikasi keempat terduga teroris yang menyerang Mapolda Riau. 

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto mengatakan, identifikasi jenazah keempat terduga teroris dilakukan oleh tim Inafis dan Biddokkes Polda Riau. Keempat terduga teroris, yaitu: 

1. BG, laki- laki, lahir 26 Jan 1995, alamat Jalan Perjuangan, Kecamatan Dumai Kota, Kota dumai, Provinsi Riau. 

2. AS, laki-laki, lahir 1 April 1995, mahasiswa, Jalan Pendowo, Kec Dumai Timur, Kota dumai. 

3.SO, pekerjaan swasta, lahir 21 Agustus 1989, alamat Lubuk Raung, Kec Sei Sembilan, Kota Dumai.

4. MR, lahir 3 Nov 1970, pekerjaan buruh harian lepas, alamat Dumai Timur, Kota Dumai.


(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TEROR DI MAPOLDA RIAU
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 21-08-2018