Polri Minta JPU Kejagung Gabung Densus Tipikor

Damar Iradat - 12 Oktober 2017 14:49 wib
Kapolri Jendral Tito Karnavian (kiri) dan Wakilnya Komjen Syafruddin. Foto: Antara/Wahyu Putro
Kapolri Jendral Tito Karnavian (kiri) dan Wakilnya Komjen Syafruddin. Foto: Antara/Wahyu Putro

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolri Jendral Tito Karnavian meminta dukungan Komisi III DPR agar Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung bisa bergabung dengan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) Polri. Hal itu diperlukan agar penanganan perkara korupsi di Densus Tipikor bisa berjalan cepat.
 
"Paling tidak dari Kejaksaan Agung membentuk tim yang bisa melekat agar perkaranya tidak bolak balik," kata Tito dalam Rapat Kerja dengan Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 12 Oktober 2017.

Baca: Jaksa Agung tak Mau Densus Tipikor Dianggap Saingan KPK

Ia menegaskan, keberadaan jaksa penuntut umum di Densus Tipikor Polri tidak akan mengurangi kewenangan Kejaksaan dalam penangana pidana korupsi. Menurutnya, JPU hanya masuk ke dalam tim yang disiapkan untuk mendukung penuntutan.
 
"Sehingga tidak terjadi perkara yang bolak balik," tegasnya.
 
Sebelumnya, Jaksa Agung HM Prasetyo mengungkapkan dukungannya terhadap rencana Polri membentuk detasemen khusus tindak pidana korupsi. Langkah itu dianggap sebagai upaya yang baik dalam penegakan hukum.

Baca: Anggaran Densus Tipikor Polri Rp2,6 Triliun

Prasetyo memandang bahwa penanganan dan pencegahan kasus korupsi tidak efektif jika hanya mengandalkan satu lembaga. Sebab terkadang tenaga yang ada terbatas untuk dapat menjangkau semua lini. Adanya pembentukan lembaga baru diharapkan bisa menekan potensi perbuatan korupsi.
 
"Kalau dengan itu (pembentukan densus tipikor) pemberantasan korupsi lebih intensif, itu kan bagus," kata Prasetyo beberapa hari lalu.




(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG DENSUS TIPIKOR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 23-10-2017