Presiden: Indonesia Punya Modal Besar jadi Pemimpin

Antara - 14 Februari 2018 12:47 wib
presiden Jokowi--Antara/Akbar Nugroho Gumay
presiden Jokowi--Antara/Akbar Nugroho Gumay

Ambon: Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia memiliki modal besar menjadi pemimpin negara muslim di dunia. Indonesia adalah negara muslim terbesar dan masuk G20. 

"Saya yakin kita bisa menjadi rujukan negara lain dan bisa menjadi pemimpin negara muslim kalau ekonomi kita kuat," kata Joko Widodo saat pidato pembukaan Kongres ke-30 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Pattimura Ambon, Maluku, Rabu, 14 Februari 2018.

Jokowi mengaku telah menyampaikan ke para duta besar bahwa Indonesia negara besar sehingga jangan mencari bantuan ke negara lain. "Kita justru mulai membantu jangan meminta bantuan. Saya Yakin kita bisa membantu," kata Jokowi.

Jokowi juga mengingatkan para kader HMI bahwa Islam Indonesia adalah moderat, toleran dan terbuka untuk kemajuan.

"Sebagai negara yang masuk G-20, saya yakin Indonesia bisa berbuat banyak. Islam Indonesia adalah yang moderat, toleran, modern, yang terbuka untuk kemajuan. Kita punya Pancasila sebagai ideologi pemersatu, rumah kita bersama. Kita juga sudah punya bukti-bukti bahwa nusantara kita kokoh bersatu," katanya.

Baca: Langkah Jokowi ke Afghanistan Dinilai Sangat Berani
 
Jokowi juga mengingatkan Indonesia punya insan-insan hebat, insan akademis, insan pencipta, insan pengabdi, insan yang bernapaskan Islam. "Jutaan kader HMI, kader insan cita yang berkualitas. Kita sudah memilikinya," kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI itu juga mengingatkan untuk mengukuhkan kebangsaan, menumbuhkan Indonesia berkeadilan serta memastikan tidak berada di ruang hampa.

"Kita berada di era globalisasi yang penuh kompetisi, penuh persaingan, kita tidak bisa membendung inovasi dan teknologi yang terus berkembang. Kita berada di dunia yang bergerak sangat cepat," ungkapnya.

Saat ini kata Jokowi, tidak ada jalan lain untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai insan-insani yang sehat, beraklak mulia, bermoral tinggi, berdaya juang demi kemajuan serta insan pembelajar yang cerdas, yang inovatif dan solutif.

"Saya tahu, HMI sering mendorong untuk bekerja apa yang selama ini kita lakukan rupanya sejalan dengan semboyan HMI yang saya kenal sejak mahasiswa. Pantang menolak tugas, pantang mengulur waktu, pantang kerja tak selesai," katanya.

Jokwi berharap dengan memperkokoh kekuatan nasioanl, saling sinergi antarkekuatan bangsa, dia yakin Indonesia bisa mewujudkan apa yang dicita-citakan.

Dalam pembukaan Kongres ke-30 HMI ini hadir juga Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Osman Sapta Oedang, tokoh HMI Akbar Tandjung, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir, Mendikbud Muhadjir Effendi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Hadir pula Gubernur Maluku Said Assagaff, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy dan Ketua Umum HMI Mulyadi P Tamsir.



(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PRESIDEN JOKOWI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 21-05-2018