KPU akan Atur Ulang Jadwal Tahapan Pemilu

Whisnu Mardiansyah - 12 Januari 2018 01:12 wib
Ketua KPU Arief Budiman. ANT/Rossa Panggabean.
Ketua KPU Arief Budiman. ANT/Rossa Panggabean.

Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar rapat pleno menyikapi hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan uji materi dalam Pasal 173 ayat (1) dan (3) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Imbas keputusan ini semua peserta pemilu wajib mengikuti verifikasi faktual.

"Nanti kita hitung, yang jelas dia pasti membutuhkan jadwal baru," kata Ketua KPU Arief Budiman di komplek Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Januari 2018.

Keputusan KPU terkait jadwal tahapan pemilu akan diputuskan usai rapat pleno yang akan diselenggarakan malam ini. Arief menyebut, KPU menerima putusan yang dikeluarkan MK.

"Seluruh putusan kita terima dulu, kemudian kita baca detailnya terus kita bawa dalam rapat pleno nah baru kemudian kita ambil sikap. Nanti malam saya minta," jelas Arief.

Arief menjelaskan, verifikasi faktual sejatinya sudah dimulai sejak 15 Desember tahun lalu. Sebelumnya, ia berharap putusan MK keluar sebelum tanggal tersebut. 

"Tapi karena keluarnya baru tanggal 11 januari, nanti kita cek," jelas Arief. 

Arief menambahkan, beberapa partai peserta pemilu sudah melakukan verifikasi faktual. Sebagian masih dalam perbaikan dan sebagian masih berproses. Apalagi sebelumnya ada beberapa partai politik yang lolos setelah keputusan dari Bawaslu. 

Jika dihitung ada tiga kelompok partai politik yang akan diverifikasi faktual. Kelompok yang mengikuti tahapan PKPU, kelompok partai setelah penyesuaian putusan pertama Bawaslu, dan kelompok partai politik setelah penyesuaian keputusan kedua Bawaslu. 

"Tiga kelompok ini nanti akan kita cek dulu jadwalnya lalu dikaitkan dengan keputusan MK ini bagaimana kita menyikapinya," jelas Arief.

Keputusan KPU nantinya mempertimbangkan terkait keputusan MK itu sendiri, lalu alokasi waktu yang diperlukan untuk verifikasi faktual, anggarannya dan jumlah personel.


(DRI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PARTAI POLITIK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 21-04-2018