DPR Gelar Rapat Paripurna Pengesahan RUU MD3

Whisnu Mardiansyah - 12 Februari 2018 17:20 wib
Ilustrasi: DPR. Foto: Antara.
Ilustrasi: DPR. Foto: Antara.

Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat akan menggelar rapat paripurna untuk mengesahkan revisi undang-undang MD3 sore ini. Rapat paripurna pengesahan revisi UU MD3 telah disetujui sebagian fraksi di Parlemen. 

"Dari 10 fraksi yang ada di DPR RI dalam pembahasan rapat tadi, 8 fraksi memang bersikeras untuk melakukan rapat paripurna sore ini terkait dengan Revisi Undang-Undang MD3," kata anggota Fraksi Partai NasDem Johnny G Plate di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 12 Februari 2018.

Dua fraksi yang menolak ialah Fraksi Partai NasDem dan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). NasDem menilai pengesahan revisi UU MD3 terlalu terburu-buru. 

"Acuan rasionalnya sulit diterima dari sisi moral politik dan pertanggungjawaban publik kami kepada konstituen kami," ujar Plate.

Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan dalam rapat Badan Musyawarah dengan para pimpinan fraksi hari ini keputusan RUU MD3 telah tuntas. Bamsoet sendiri belum menerima nama-nama yang diusulkan fraksi untuk mengisi tambahan porsi pimpinan baik di DPR maupun MPR.

"Belum (masuk nama-nama) kan belum diketok palu. Soal kapan dilantik tergantung pemerintah  kalau cepat diundangkan cepat selesai. Kan diundangkan dlu MD3 nya," jelas dia.

Baca: Revisi UU MD3 Dinilai Hanya untuk Melindungi Anggota Dewan

Pemerintah dan Badan Legislasi (Baleg) DPR telah mencapai kesepakatan dalam RUU MD3 ihwal penambahan jumlah pimpinan. DPR tetap bertambah satu, sedangkan MPR disepakati bertambah tiga. 

Keputusan itu diambil usai rapat kerja tingkat Panitia Kerja bersama Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Rabu 7 Februari 2018. Sebanyak delapan fraksi di DPR menyepakati pembahasan RUU No 17 Tahun 2014 tersebut dibawa ke rapat paripurna untuk proses persetujuan.

Selain untuk PDIP, slot kursi pimpinan MPR juga akan diberikan kepada dua partai lain yang belum memiliki perwakilannya yakni Gerindra dan PKB. Pilihan itu berdasarkan perolehan suara yang didapat partai terebut pada Pemilu 2014.

"Satu kursi untuk nomor urut satu, lalu nomor urut tiga, dan enam. Kalau itu yang terjadi yang akan duduk adalah PDIP, Gerindra, dan PKB," kata Ketua Baleg Supratman Andi Agtas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis dini hari, 8 Februari 2018.




(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG UU MD3
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 21-02-2018