Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.408.300.797 (20 JUNI 2018)

Jokowi Diminta Pilih Cawapres Agamais

Achmad Zulfikar Fazli - 13 Maret 2018 16:34 wib
perwakilan dari ulama Kalimantan Selatan, Abdul Hafiz Anshari (dua dari kiri). Foto: Medcom.id/achmad Zulfikar Fazli.
perwakilan dari ulama Kalimantan Selatan, Abdul Hafiz Anshari (dua dari kiri). Foto: Medcom.id/achmad Zulfikar Fazli.

Jakarta: Joko Widodo diharapkan memilih calon wakil presiden dari kalangan agamais pada Pilpres 2019. Sehingga, pasangan tersebut kombinasi antara nasionalis dan religius.
 
"Kita berharap disamping memiliki kemampuan, kapasitas, dan kapabilitas sebagai pendamping beliau, itu memiliki nuansa keagamaan," kata perwakilan dari ulama Kalimantan Selatan, Abdul Hafiz Anshari di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 13 Maret 2018.
 
Sosok cawapres yang agamais ini dinilai penting. Sebab, Indonesia adalah negara yang religius. Karena itu, Jokowi membutuhkan pendamping yang memiliki kepedulian dan kemampuan agama yang cukup baik.
 
"Sehingga kehidupan kita, masyarakat kita betul-betul diarahkan ke kehidupan yang religius," ucap dia.
 
Hafiz menekankan sosok agamais itu adalah yang modern sesuai dengan perkembangan. Tapi, sosok itu tetap memiliki pemikiran yang tidak bergeser dari poros Islam. "Agamais ini adalah Islam."

Baca: PDI Perjuangan Percayakan Keputusan Cawapres Jokowi kepada Megawati

Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu pun mengaku membahas kriteria cawapres Jokowi bersama ulama dari Kalimantan Selatan lainnya, malam tadi. Namun, hasil pembahasan itu tidak disampaikan kepada Presiden dalam pertemuan hari ini. Pasalnya, lanjut dia, para ulama dan Jokowi terfokus membahas permasalahan bangsa dan negara.
 
"Ya karena tadi terfokus tiba-tiba kita pembicaraan berpindah kepada yang terpenting itu bagaimana mempertahankan NKRI ini. Bagaimana persatuan dan kesatuan tetap terjaga dengan baik dan peran ulama apa kira-kira yang bisa dimainkan bersama pemerintah. itu saja pembicaraannya banyak ke arah sana," kata dia.




(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILPRES 2019
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 21-06-2018